by

Senilai Rp 19,5 Milliar, Proyek Jalan Ruas Hertasning dan Jalan Yasin Limpo Diduga Mark Up

Ket. Foto: ilustrasi korupsi/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Lembaga Anti Korupsi (Laksus) mengungkapkan adanya dugaan mark up dalam proyek Jalan Hertasning yang dikerjakan oleh PT Rizkyah. Direktur Laksus, Ansar mengatakan, sejumlah titik pekerjaan tidak sesuai perencanaan dalam rencana anggaran biaya atau RAB. Bahkan berdasarkan pantauan, progres kegiatan yang hampir rampung diduga mengindikasi adanya penyimpangan.

“Untuk itu temuan di lapangan kami siap melaporkan ke Polda dan Kejati Sulsel. Silahkan aparat hukum menelaah temuan versi kami,” ungkap Ansar, Senin (2/12/2019).

‘FooterBanner’


Berdasarkan hasil penelusuran smartcitymakassar.com dari Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pemprov Sulsel, Senin (2/12/2019) https://lpse.sulselprov.go.id/eproc4/evaluasi/7767036/pemenang, adapun peserta tender sebanyak 51 dan pemenang tender Preservasi jalan Ruas Hertasning dan Ruas Jln. H.M. Yasin Limpo adalah PT. RIZKYAH, dimana pengerjaannya senilai Rp19.560.171.860,77 dari APBD 2019.

Sumber: LPSE

Selain itu Laksus juga mempertanyakan TP4D Kejati Sulsel dan pengawasan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  Ketua PKK Enrekang Peduli Lingkungan, Gunakan Gelas Kertas Daur Ulang dan Daun Pisang Alasi Kue Tradisional

“Seperti pekerjaan sarana drainase dan pedestrian tidak memenuhi standar atau kualitas yang kami pertanyakan. Harusnya TP4D Kejaksaan melihat kondisi itu,” ujar Ansar.

Diketahui, PT Rizkyah juga memenangkan tender proyek rehabilitasi jalan Rp11,145 miliar pada Dinas PU Kota Makassar. Dimana ada empat titik masing-masing jalan Kompleks Aspol Tello Panakkukang, jalan Inspeksi Canal Batua Raya, jalan Topaz dan jalan Toddopuli 10 Griya Puspita Sari.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel Prof Rudy Jamaluddin saat dikonfirmasi wartawan, belum memberikan tanggapan. Begitupun saat dikonfirmasi wartawan, pihak PT Rizkyah juga enggan memberikan klarifikasi soal proyek tersebut. Diketahui, PT Rizkyah diketahui milik Zulkarnaen Arief merupakan Ketua Kadin Sulsel. (Ute/Ip)

‘PostBanner’

Comment