by

Jumras Resmi Minta Maaf Kepada Nurdin Abdullah

Ket. Foto: Jumras/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Jumras, melayangkan permintaan maaf secara terbuka di Kantor Polrestabes Makassar, Kamis (21/11/2019).

Adapun permohonan maaf diakui Jumras sebagai bentuk kesalahannya yang menuding Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, terlibat pemufakatan jahat soal mahar Rp 10 miliar dalam momentum pemilihan gubernur (pilgub) 2018 lalu.

‘FooterBanner’


“Izinkan saya pada hari ini, menyampaikan secara terbuka permohonan maaf saya kepada bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Bapak Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah atas kekhilafan saya yang membuat nama baik beliau tercemar sehingga dari pada itu saya sadar,” kata Jumras dalam permohonan maaf terbukanya di hadapan jurnalis di Makassar.

BACA JUGA:  Pelaku Pengeroyokan di Jalan Ujung Pandang Diringkus Polisi

Sebagai informasi, perkara ini berawal saat sidang hak angket Gubernur. Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel itu memberi keterangan tertutup dalam sidang hak angket DPRD Sulsel. Belakangan informasi soal keterangannya akhirnya bocor ke publik dan menyebabkan dia dilapor pidana oleh Nurdin Abdullah atas tuduhan pencemaran nama baik. (Ar/Ip)

‘PostBanner’

Comment