by

Berusaha Kabur, 3 Pelaku Begal Ini Terpaksa Dilumpuhkan Timah Panas

Ket. Foto: ilustrasi

Smartcitymakassar.com – Makassar. Unit Opsnal Polsek Tamalanrea dipimpin Kanit Reskrim IPTU Amrullah Setiawan berhasil menangkap 3 (tiga) orang lelaki pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) serta penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama.

Ketiga pelaku adalah FI (20) seorang juru parkir alamat Jalan Pasar Baru Daya, IC (20) seorang buruh bangunan alamat Jalan Mannuruki Kelurahan Sudiang Raya, dan FA (18) seorang office boy alamat Jalan Pajjaiyang Kelurahan Sudiang Raya diamankan petugas, Sabtu (19/10/2019).

‘FooterBanner’


Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol Alex Daredaa mengatakan berawal saat korban ID mendatangi rumah YU yang juga merupakan korban dengan maksud untuk membeli kopi di Alfamidi dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah korban sampai di Alfamidi tiba-tiba datang pelaku berteman langsung mengarahkan anak busur kearah korban ID dan mengenai bagian perut sebelah kiri sehingga korban mengejar pelaku namun teman pelaku kembali mengarahkan anak busur.

Selanjutnya kedua korban lari namun YU terjatuh sehingga sempat terkena anak busur pada bagian paha sebelah kanan dan pelaku kembali melakukan penganiayaan dengan menggunakan pisau dapur pada bagian leher, paha sebelah kiri dan punggung.

BACA JUGA:  Raih Nomor Urut yang Sama dengan Punggawa, Irman-Zunnun Ziarahi Makam Ichsan Yasin Limpo

Dihadapan polisi, pelaku membenarkan telah menganiaya korban secara bersama-sama dengan menggunakan anak busur dan pisau dapur, dimana IC yang membawa busur dan melepaskan busur kearah korban, sementara FI membawa pisau dapur dan menyerang korban, serta FA mengakui bahwa saat itu dia sebagai joki yang membawa motor.

FI juga mengakui telah melakukan Curas sebelumnya sebanyak satu kali dan ikut serta dalam aksi pemarangan secara brutal yang dilakukan secara bersama-sama diberbagai tempat di wilkum Polsek Biringkanaya.

Saat dilakukan pengembangan dan penunjukan TKP, pelaku berusaha melarikan diri dengan merontak dan mendorong anggota sehingga diberikan tembakan peringatan sebanyak 3 (tiga) kali namun tidak dihiraukan oleh pelaku sehingga anggota kembali mengambil tindakan tegas dan terukur mengenai betis kanan dan kiri FI.

“FI setelah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara dan mendapatkan perawatan medis kemudian dibawa ke Polsek Tamalanrea untuk proses hukum lebih lanjut,” tutur Kasubbag Humas. (Ar/Yus)

‘PostBanner’

Comment