by

CPNS Sulsel 2019, Ini Formasinya

Ket. Foto: ASN/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Kemenpan-RB telah menetapkan alokasi formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Khusus untuk Pemprov Sulsel mendapatkan jatah 195 formasi. Hal ini berdasarkan keputusan Kemenpan RB nomor 82/2019 tentang rincian penetapan kebutuhan PNS di lingkup Pemprov Sulsel.

Adapun surat keputusan (SK) Kemenpan-RB terkait dengan formasi CPNS Sulsel, dibawa oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di rumah jabatannya, Jumat (18/10/2019) kemarin.

‘FooterBanner’


Dari data yang ada, 195 formasi itu terdiri atas 77 untuk tenaga kesehatan. Kemudian 118 formasi untuk tenaga teknis. Sementara untuk tenaga pendidik tidak ada dalam formasi CPNS kali ini.

Diketahui, jumlah ini berkurang dari usulan Pemprov Sulsel yang sebelumnya mengirimkan mengajukan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 241 ke Kemenpan RB. Jumlah usulan formasi umum CPNS terdiri atas tenaga fungsional sebanyak 151 orang dan pada tenaga teknis 90 orang.

Sebagai informasi, dalam usulan Pemprov Sulsel pada saat itu, diketahui memang tidak ada untuk tenaga pendidik.

Adapun Pemprov mengusulkan kebutuhan ASN untuk tenaga pendidik melalui jalur PPPK sebanyak 302 formasi terdiri atas 156 eks tenaga honorer K2. Selebihnya penyuluh pertanian 62 orang dan tenaga honorer lainnya yakni untuk tenaga kesehatan sebanyak 84 orang.

Kepala BKD Sulsel, Asri Sahrun Said, tak menampik hal tersebut. Dia menuturkan, hasil penetapan alokasi formasi CPNS oleh Kemenpan-RB memang belum memenuhi kebutuhan pegawai Pemprov Sulsel.

BACA JUGA:  Di Takalar, Hengky Yasin Gelar Sosialisasi Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

“Kalau kita jujur masih butuh tambahan lebih banyak,” kata Asri kepada wartawan.

Sementara khusus formasi penerimaan PPPK, Asri mengungkapkan, belum ditetapkan Kemenpan RB. Dia mengaku belum tahu pasti alasannya. Namun dirinya sudah mengusulkan kuota kebutuhan untuk jalur penerimaan itu.

“PPPK belum. Saya tidak ngerti juga,” katanya.

Usai penetapan formasi ini, Asri menuturkan masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kemenpan-RB. Untuk jadwal mekanisme pengumuman dan seleksi penerimaan pastinya, dirinya menyesuaikan jadwal dari pusat.

“Kan secara nasional, kita baru dapat formasi saja. Belum ada penetapan jadwal (seleksi penerimaan). Kita ngikut jadwal nasional saja yang ada,” pungkas Asri.

Sebagai informasi, berdasarkan surat Kemenpan-RB bernomor: B/1007/S.SM.01.00/2019 per tanggal 1 Oktober lalu, pengumuman penerimaan CPNS-PPPK dilaksanakan Oktober 2019. Kemudian disusul pendaftaran pada November, pengumuman seleksi administrasi Desember 2019.

Selanjutnya pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) digelar Februari tahun 2020 dan hasilnya diumumkan Maret. Kemudian pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) juga pada bulan Maret. Lalu penetapan NIP dan pengangkatan sebagai CPNS akan dilakukan April 2020 mendatang. (Ar/Ip)

‘PostBanner’

Comment