by

Minta Medsos Dinginkan Situasi, Wiranto: Kita Terus Kejar Aksi Provokasi Wamena

Ket. Foto: Wiranto/ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menegaskan bahwa pemerintah akan terus berusaha sekuat tenaga untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat di Wamena, Papua.

“Tentu kami, aparat keamanan, aparat kepolisian, dan aparat TNI akan terus berusaha sekuat tenaga memberikan jaminan keamanan agar trauma ini bisa segera hilang dan mereka bisa kembali bekerja seperti biasa,” kata Menko Polhukam Wiranto kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

‘FooterBanner’


Wiranto menyampaikan bahwa jaminan keamanan juga diberikan oleh para tokoh serta ketua adat yang ada di sana,agar masyarakat tidak eksodus dan melanjutkan kehidupan di sana.

Kemudian Wiranto menjelaskan, rata-rata masyarakat yang berasal dari Minang dan Sulawesi Selatan telah memberikan suatu kehidupan ekonomi di daerah-daerah terdampak dengan berdagang. Wiranto juga mengatakan apabila eksodus benar-benar terjadi maka roda perekonomian di sana bisa macet bahkan mati.

Baca Juga:  70 Legislator PPP se Sulsel Kumpul di Claro Hotel, Ini Agendanya

“Kita meminta kesadaran masyarakat Wamena dan daerah terdampak kerusuhan untuk menyadari ini sehingga juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat-masyarakat pendatang, yang notabene memang mereka lah yang mengambil kunci roda kehidupan ekonomi di daerah itu,” katanya.

Lebih lanjut Wiranto berharap, agar masyarakat yang bergerak di media sosial untuk membantu mendinginkan suasana serta membantu masyarakat agar bisa segera menghilangkan trauma akibat kerusuhan. Disampaikan bahwa sampai saat ini aparat keamanan terus mengejar para pelaku kerusuhan.

“Kita sedang terus mengejar siapa yang melakukan aksi-aksi seperti ini, aksi provokasi dan sebagainya. Tapi serangan-serangan itu kemarin kan dilakukan oleh KKB, kelompok bersenjata mereka, dan mereka itu kan dapat instruksi langsung dari Benny Wenda untuk menyerang masyarakat pendatang dan melakukan kerusuhan di beberapa kota,” pungkasnya. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment