by

Nurdin Abdullah ‘Launching’ Nama Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare

(Keterangan foto: Nurdin Abdullah me-launching nama stadion Gelora Mandiri menjadi Gelora BJ Habibie serta membuka Turnamen Walikota Cup 2019, di Kelurahan Lopoe Bacukiki, Kota Parepare, Jumat (27/9/19) / Ist.)

Smartcitymakassar.com, Makassar. Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menyetujui pergantian nama Stadion Gelora Mandiri menjadi Stadion Gelora BJ Habibie.

Selain me-launching nama stadion, di tempat yang sama, Nurdin Abdullah juga membuka Turnamen Walikota Cup 2019, di Kelurahan Lopoe Bacukiki, Kota Parepare, Jumat (27/9).

‘FooterBanner’


“Alhamdulillah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran mempersembahkan sebuah event yang bergengsi di Parepare yaitu Walikota Cup 2019,” kata Nurdin Abdullah.

Stadion Gelora Mandiri yang dibangun tahun 2001 ini memiliki riwayat dan sejarah yang cukup panjang dalam persepakbolaan di Sulsel maupun di kancah nasional. Stadion ini kerap dijadikan tuan rumah untuk penyelenggaraan turnamen sepak bola bergengsi Habibie Cup. Serta, menjadi markas bagi Persipare Parepare dan PSM Makassar.

Baca Juga:  Dirjen Penegakan Hukum LHK: Kejahatan Karhutla adalah Kejahatan Serius dan Luar Biasa. Pelaku Harus Dihukum Seberat-Beratnya

Pergantian nama ke Gelora BJ Habibie adalah untuk mengenang almarhum Presiden RI Ke-3 Bachrudin Habibie (BJ) Habibie yang juga putra kelahiran Kota Parepare.

“Saya, kalau ditanya soal perubahan nama stadion kita menjadi Stadion BJ Habibie, saya 1000 persen setuju,” sebutnya.

Nurdin menyampaikan bahwa Habibie salah satu putra terbaik kota Parepare dan mengharumkan nama Kota Parepare.

Sebelumnya dalam sambutannya, Wali Kota Parepare Taufan Pawe meminta restu nama stadion ini diganti. Ini berdasarkan masukan dari sejumlah elemen termasuk masyarakat.

“Masyarakat mengatakan bahwa, apa tidak sebaiknya Stadion Gelora Mandiri itu mencanangkan pergantian nama Gelora Mandiri BJ Habibie,” sebutnya.** (MT)

‘PostBanner’

Comment