by

Soal Caleg Terpilih PPP Tertangkap Narkoba, Tokoh Masyarakat Kodingareng: Harusnya Dia Dipecat dari Kader Partai

Ket. Foto: Rahmat Taqwa Quraisy ditangkap polisi/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Tokoh masyarakat nelayan dan ketua Kelompok Pemberdayaan Masyarakat Pulau Kodingareng Kecamatan Sangkarrang, H Musdin mempertanyakan ketegasan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) karena tidak memecat kadernya Rahmat Taqwa Quraisy yang tertangkap tangan oleh polisi sedang mengomsumsi sabu di rumahnya, Selasa (20/8/2019) lalu.

Menurut H Musdin, sebagai partai Islam dan untuk menjaga nama baik partai, PPP seharusnya langsung memecat kadernya yang terlibat narkoba.

‘FooterBanner’


“Apalagi ditangkap tangan dan sudah dijadikan sebagai tersangka oleh polisi. Saya sebagai ketua kelompok nelayan merasa malu. Caleg PPP terpilih ini kan masuk daerah pemilihan kami. Jadi kami sangat malu kalau ada wakil kami yang terlibat narkoba”, kata H Musdin, Kamis (26/9/2019).

H Musdin menambahkan, jangankan partai, dikelompok nelayan yang dipimpinnnya, apabila ada nelayan yang terlibat narkoba maka langsung dipecat.

“Di kelompok nelayan apabila ada yang terlibat narkoba, langsung kami pecat. Masa partai Islam PPP tidak melakukannya? Ini memalukan”, ujarnya.

Dia berharap ada ketegasan dari PPP agar untuk menindak kadernya agar nama baik partai tidak tercemar dan dianggap masyarakat sebagai partai yang mendukung perbuatan jahat dan tercela dari kadernya.

“Partai harus tegas memecat kader tersebut kalau tidak mau dinilai sebagai partai yang melindungi kader yang melakukan perbuatan tercela. Apalagi terlibat narkoba”, pungkasnya.

Baca Juga:  Berkas Perkara Ilegal Logging di Kabupaten Sidrap Dinyatakan P-21

Sebagaimana diketahui, calon anggota legislatif (Caleg) terpilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bernama Rahmat Taqwa Quraisy (29) ditangkap polisi sedang mengonsumsi sabu di rumahnya, Jalan Barukang, Kelurahan Pattingaloan, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, oleh tim elang Satuan Narkoba Polrestabes Makassar. Saat menggeledah, polisi menyita dua saset sabu, dua linting tembakau gorilla dan alat isap.

Saat jumpa pers pengungkapan kasus ini, Kapolrestabes Makassar Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo dan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika enggan menyebut nama lengkap tersangka. Keduanya hanya menyebut inisial, meski pengacara ini dihadirkan tanpa penutup wajah.

Ketua DPD PPP Makassar, Busranuddin Baso Tika yang dikonfirmasi membenarkan tersangka adalah kader PPP dan Caleg terpilih untuk DPRD Makassar periode mendatang.

“Iya saya sudah tahu kabarnya. Iya benar namanya Rahmat Taqwa Quraisy, Caleg terpilih DPRD Makassar. Profesinya pengacara,” kata Busranuddin Baso Tika kepada wartawan.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup. (Ar/Ip)

‘PostBanner’

Comment