by

Walmart Tegaskan Akan Berhenti Menjual Rokok Elektrik

Ket. Foto: Ilustrasi rokok elektrik/ist

Smartcitymakassar.com – Arkansas. Walmart hari Jumat (20/9) kemarin mengatakan akan berhenti menjual rokok elektrik di tokonya dan toko Sam’s Clubs setelah serangkaian penyakit misterius dan kematian terkait dengan vaping.

Seperti dilansir dari VOA Indonesia, pengecer terbesar di Amerika yang berbasis di Bentonville, Arkansas itu mengatakan akan berhenti sepenuhnya menjual rokok elektrik setelah stoknya yang ada saat ini habis terjual.

‘FooterBanner’


Langkah ini diambil karena “meningkatnya peraturan federal, negara bagian dan lokal” mengenai produk vaping, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Presiden AS Donald Trump telah mengusulkan larangan federal terhadap rokok elektrik bercita rasa dan produk vaping.

Negara bagian Michigan telah melarang penjualan rokok elektrik rasa minggu ini. Beberapa pemerintah daerah, termasuk San Francisco, telah mengesahkan larangan membeli tembakau bercita rasa.

Baca Juga:  WhatsApp, Messenger dan Instagram Mau Dimata-matai, Ini Protes Lembaga Internasional

Rokok elektrik adalah bagian yang sangat kecil dari bisnis nikotin Walmart, yang juga termasuk rokok tradisional, tembakau tanpa asap dan permen karet nikotin.

Industri vaping makin diawasi setelah kematian dan penyakit dan lonjakan penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja di bawah umur.

Lebih dari 500 orang telah didiagnosis menderita penyakit pernapasan setelah menggunakan rokok elektrik dan alat vaping lainnya, menurut pejabat kesehatan AS. Kematian kedelapan dilaporkan minggu ini. Tetapi pejabat kesehatan masih belum mengetahui penyebabnya. (Aan/VOA)

‘PostBanner’

Comment