by

Jumras Akhirnya Datangi Polrestabes Makassar

Ket. Foto: Jumras di Polrestabes Makassar/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Eks Kabiro Pembangunan Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumras akhirnya mendatangi Polrestabes Makassar, guna memenuhi panggilan polisi, setelah Jumras dilaporkan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan mahar Pilgub Sulsel 2018, terhadap Gubernur terpilih Sulsel, Nurdin Abdullah.

“Ada diperiksa itu di pojok sana, di ruang PPA. Masih klarifikasi,” kata Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko di Mapolrestabes Makassar, Senin (16/9/2019).

‘FooterBanner’


Dari pantauan di lapangan, Jumras didampingi penasehat hukumnya, Sul Thani saat berjalan ke ruangan penyidik Satreskrim di lantai dua. Terlapor Jumras diketahui diperiksa polisi di ruangan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) sejak pukul 14.15 Wita. Jumras lalu tinggalkan ruang PPA sekitar 15.10 Wita, menuju ke masjid Polrestabes untuk salat asar dan kembali lagi diperiksa.

Saat di door stop wartawan untuk dimintai wawancaranya setelah salat Asar, Jumras hanya tertunduk terdiam dan tersenyum.

Baca Juga:  Layangkan Surat Terbuka, Ratusan Ekonom dari Berbagai Kampus Minta Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Sekitar pukul 16.10 Wita, Jumras menuju ke dalam ruangan penyidik Satreskrim dan melanjutkan pemeriksaan atas kasusnya.

Diketahui, sedianya pemeriksaan Jumras yang pertama pada Jumat (13/9/2019), namun Jumras tak hadir memenuhi panggilan polisi. Menurut tim Jumras kliennya sedang berada di luar kota.

Sebagai informasi, pelaporan Jumras ke polisi berawal dari pernyataan Jumras saat sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, yang menyebut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menerima mahar Rp 10 miliar dari oknum pengusaha pada Pilgub 2018.

Namun Nurdin Abdullah membantah tudingan yang dilontarkan Jumras. Bahkan Nurdin Abdullah sempat mengultimatum Jumras agar mencabut pernyataannya dan meminta maaf, jika tidak maka Gubernur mengancam akan melaporkan Jumras. Tapi Jumras bergeming sehingga tim hukum Nurdin melaporkan Jumras ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. (Ib/Ip)

‘PostBanner’

Comment