by

Ketika Menteri Luhut dan Menteri Susi Pamit

Ket. Foto: Susi Pudjiastuti/ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil presiden Ma’ruf Amin akan berlangsung pada 20 Oktober 2019.

Namun ada hal yang ditunggu tunggu oleh masyarakat, yaitu pengumuman kabinet baru. Seperti yang diketahui, sudah dipastikan tidak semua menteri di Kabinet Kerja dipertahankan.

‘FooterBanner’


Nampaknya hal ini disadari betul oleh sejumlah menteri. Bahkan dalam rapat kerja di DPR, beberapa menteri sudah menyatakan pamit.

Seperti pada Senin (9/9/2019), dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan pamit kepada DPR.

“Ini pertemuan terakhir kita. Bapak ibu menjadi mitra kerja kami, saya minta maaf,” ujar Luhut.

“Bapak ibu saya kira ada yang masih terus tapi ada yang tidak. Di kami (kabinet) juga gitu,” sambung Luhut

Luhut pun berharap, silaturahmi tetap berjalan meski perubahan terjadi baik di pemerintahan maupun DPR.

Begitu pun Menteri Susi, juga pamit

Pada hari yang sama, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga pamitan. Sejumlah media turut menulis tentang momen perpisahan Susi saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR.

Susi memohon maaf bila banyak kesalahan yang dibuat selama 5 tahun menjabat sebagai menteri, terutama soal kekeraskepalaannya selama ini.Ia mengatakan, hal itu perlu ia lakukan karena sangat berobsesi memperbaiki sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang merupakan negara besar.

“Walaupun saya dikenal tukang nembakin kapal, tapi saya menjalankan amanah, bukan untuk pribadi,” kata Susi.

“Dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf. Saya tidak pernah berpengalaman jadi menteri sebelumnya, jadi mohon maaf,” sambung Susi.

Namun Susi mengaku senang melihat sektor kelautan dan perikanan saat ini. Dengan berbagai kebijakan tegas seperti penenggelaman kapal Illegal fishing, Indonesia menurut Susu sudah membuktikan sebagai negara maritim yang besar.

Namun, belum bisa dipastikan apakah pamitnya Luhut dan Susi berarti kedua menteri ini tak lagi kembali terpilih masuk pada kabinet periode kedua pemerintahan Jokowi atau tidak.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi sebelumnya sudah bicara tentang periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo dan menteri-menterinya.

“Sudah final semua. Tinggal kami umumkan,” ujar Presiden saat menerima menerima sejumlah pemimpin redaksi media massa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/08/2019).

Jokowi menyebut ada beberapa menteri yang bertahan di kabinet entah di posisinya saat ini atau berganti posisi menempati posisi yang lebih strategis dengan kewenangan lebih luas.

Namun, ada juga menteri yang harus pergi untuk tugas lain yang lebih tepat. Jokowi menyebut nama sebagai contoh, tetapi tidak untuk diberitakan.

Jokowi bilang mempertahankan menteri yang bisa mengkesekusi masalah dengan baik meskipun kerap tidak disukai oleh publik.

Sebaliknya, dia tidak akan segan mengganti menteri yang disukai publik tetapi sebenarnya menimbulkan masalah. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment