by

Pengembangan Kabupaten Pulau Moratai Berbasis Potensi Unggulan Daerah

Keterangan Foto: Bertempat di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, BNPP RI gelar Rapat Fasilitasi dan Koordinasi tentang Pengembangan Kabupaten Pulau Morotai

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menggelar Rapat Fasilitasi dan Koordinasi tentang Pengembangan Kabupaten Pulau Morotai berbasis potensi unggulan daerah. Bertempat di Hotel Acacia Jakarta Pusat (22/8).

Rapat Fasilitasi tersebut dengan agenda, Pembasan Kebutuhan BBM Nelayan untuk mendukung SKPT Morotai, Pembahasan Morotai sebagai Pintu Keluar ekpos komoditas perikanan dan Pembahasan penyelenggaraan trayek Tol Laut.

‘FooterBanner’


Turut hadir pada rapat tersebut, Plt. Sekretaris BNPP RI, Deputip bidang pengelolaan potensi kawasan perbatasan BNPP, Bupati Pulau Morotai, Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Laut, Direktur Pendayagunaan Pulau Kecil, Direktur BBM BPH Migas, Direktur Teknis Kepabeanan Ditjen Bea dan Cukai Kementrian Keuangan dan Direktur Lalu Lintas Angkatan Laut Ditjen Perhubungan Kementrian Perhubungan.

Pada kesempatan itu, Bupati Pulau Morotai memaparkan terkait Arah Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pulau Morotai berbasis Pengembangan Potensi Kelautan dan Perikanan.

BACA JUGA:  Keberanian Jokowi Demi Hilirisasi dan industrialisasi Sumber Daya Alam Ibu Pertiwi

“Kabupaten Pulau Morotai adalah daerah yang terletak pada perbatasan yang paling dekat dengan daerah Palao dan Philipina, transportasi jika melalui pesawat kurang lebih 50 menit bisa sampai ke Palao dan kurang lebih 1 jam bisa sampai ke Philipina,” urainya.

Kemudian dilanjutkan, “kami berharap bisa membangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama lintas kementrian /LPNK dan daerah dalam pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Pulau Morotai”.

“Selain itu, mampu memberi solusi terhadap permasalahan ketersediaan BBM dan pengangkutan komoditas kelautan dan perikanan di Kabupaten Pulau Morotai, serta dukungan rencana program dan kegiatan kementrian dalam pembangunan Kabupaten Pulau Morotai,” tutupnya**(Oje/Jen)

Comment