by

Akui Miskomunikasi, NA: ke Depan Kami Bangun Komunikasi Lebih Intens dengan DPRD

Ket. Foto: Nurdin Abdullah/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menanggapi wacana pemakzulan dirinya oleh pansus hak angket DPRD Sulsel. Ia bahkan meminta kerendahan hati kepada pansus hak angket agar tidak menjatuhkan keputusan yang merugikan dirinya, seperti pemakzulan.

Baca Juga:  Presiden PKS Instruksikan Seluruh Legislator PKS Sulsel Kawal Nurdin Abdullah

“Kemarin kan kita masih baru kasihan. Wagub juga baru (baru menjabat), dan memang ketidaktahuan sehingga terjadi berbagai keputusan-keputusan yang tidak sesuai,” kata Nurdin Abdullah, kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).

‘FooterBanner’


Nurdin Abdullah juga mengakui, bahwa hak Angket DPRD Sulsel ini terjadi karena ada miskomunikasi pihak eksekutif dengan pihak legislatif. Olehnya, ke depan, Nurdin akan membangun komunikasi yang baik dengan pihak legislatif.

“Jadi DPRD adalah mitra kerja kita, tentu ke depan kita harus membangun komunikasi lebih intens, supaya tidak ada perbedaan persepsi, maka komunikasi harus terjalin,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nurdin Abdullah berencana untuk mengikutkan anggota DPRD pada setiap perjalan dinasnya agar tidak terjadi lagi kesalahpamahan.

“Minimal diikuti oleh komisi yang bersangkutan, termasuk ketua-ketua DPRD-nya supaya ada sinergi. Seperti sekarang ini kan, kita tahu karena miss-komunikasi sehingga banyak hal-hal yang menjadi ganjalan kita. Saya kira apapun kalau komunikasinya bagus pasti akan makin baik,” pungkasnya. (Aan/IP)

‘PostBanner’

Comment