by

Soal Pengembalian 1.073 Pejabat Pemkot Makassar, DPRD Makassar Wacanakan Hak Angket

Ket. Gedung DPRD Makassar/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Setelah Pansus DPRD Sulsel merampungkan tugas dan saat ini tengah melangsungkan rapat internal memutuskan rekomendasinya yang akan dibawah ke sidang paripurna, giliran DPRD Makassar yang mewacanakan hak angket.

Wacana tersebut datang dari Wakil Ketua DPRD Makassar asal Partai NasDem, Rudianto Lallo. Dia menyebut, pengembalian 1.073 pejabat ke jabatan semula telah menimbulkan kegaduhan.

‘FooterBanner’


“Ini yang menjadi persoalan di tengah masyarakat. Tentu kami dari DPRD menangkap itu sebagai hal yang patut dicari tahu sebab akibatnya,” ungkap Rudianto Lallo, Kamis (15/8/2019).

Sebelumnya, pengembalian ASN ke posisi lama ini dilakukan setelah Kemendagri membatalkan SK Mohammad Ramdhan Pomanto saat menjabat wali kota Makassar. 

Baca Juga:  Hari Minggu Jokowi Dilantik, Jakarta Dijaga Ketat

“Kita akan lihat ke depan apa yang akan kami gunakan. Apakah interpelasi atau angket,” tambah Rudianto Lallo.

 

Hal senada disampaikan Ketua DPD PAN Makassar, Hamzah Hamid. 

“Ini akan menimbulkan persoalan baru. Sekiranya ada pejabat yang dianggap tidak bagus kinerjanya, itu saja yang diganti. Jangan semuanya,” ungkap Hamzah.

Terkait wacana penggunaan hak interpelasi atau hak angket DPRD Makassar, Hamzah Hamid yang kembali terpilih periode 2019-2024 juga menyatakan setuju.

“Saya pikir itu adalah hal yang wajar. Belum lagi pengangkatan pejabat yang diduga banyak bermasalah,” ungkap Hamzah. (Aan/IP)

‘PostBanner’

Comment