by

Buat Kotak Donasi, Wakil Ketua Hak Angket DPRD Sulsel: Isu ‘Uang Besar’ Itu Sangat Keji

Ket. Foto: Arum Spink/ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Ada pemandangan lain di gedung DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel). Terlihat dilantai dua sebuah kotak donasi untuk membantu biaya Pansus Hak Angket Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam menjalankan kerjanya. Adapun di depan kotak itu terdapat tulisan ‘Donasi Angket DPRD Sulsel’

“Jauh sebelum celengan ini dipasang hari ini, diketahui bahwa anggota Panitia angket sudah sejak awal membuat list bantuan secara personal kepada teman-teman anggota DPRD. Bantuan-bantuan tersebut sudah diisi oleh teman-teman DPRD dengan jumlah yang variatif,” kata Wakil Ketua Pansus Arum Spink saat ditemui di gedung DPRD Sulsel, Senin (12/8/2019).

‘FooterBanner’


“Lalu hari ini muncul celengan angket tidak lebih untuk mendapatkan support dari teman maupun khalayak mengingat anggaran untuk panitia angket tidak terbunyikan dalam APBD 2019,” sambungnya.

Ket. Foto: Kotak Donasi hak angket/ist

Selain itu, kata Arum, untuk menepis isu soal adanya uang besar yang bermain di Pansus. 

BACA JUGA:  Selayar Raih Penghargaan dari P2KP Unhas, Penghargaan yang ke-34 Era Kepemipinan H. M. Basli Ali

“Isu ada uang besar yang beredar dari pengusaha besar adalah fitnah yang keji kepada panitia angket. Sekalipun begitu, isu tersebut tak mempengaruhi kerja-kerja kami dalam mengungkap fakta-fakta di balik dugaan poin-poin angket ini,” terangnya.

Lebih lanjut Arum mengatakan, pekan ini menjadi waktu yang tersedia buat Pansus menuntaskan seluruh fakta-fakta persidangan sebelum memutuskan isi rekomendasi dari panitia angket.

“Mohon doa dari masyarakat Sulsel agar apapun hasil dari angket bermuara pada perbaikan Sulsel di waktu yang akan datang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Nurdin menduga hak angket yang digunakan anggota DPRD atas dirinya sudah tidak murni. Ada kekuatan yang sengaja menunggangi Hak tersebut untuk memakzulkan dirinya. (IB/IP)

‘PostBanner’

Comment