by

Cenderung Kontrak Dipaksakan, AS Siap Bantu Negara Asia Tenggara Pahami Kontrak Kerja dengan China

Ket. Foto: perang dagang AS dan China/ist

Smartcitymakassar.com – Washington DC. Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengku siap untuk memberikan bantuan teknis kepada negara-negara di kawasan indo – Fasifik khususnya Asia Tenggara, dalam memahami sebuah kontrak kerja dengan China.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Bidang Siber dan Komunikasi Internasional, Robert L Strayer mengatakan pihaknya menemukan tidak sedikit kurang transparasinya dalam kontrak yang diajukan oleh China. Hal itu, kata Strayer, disebabkan banyak hal termasuk korupsi.

“Kami ingin memberikan negara (Indo-Pasifik) dukungan teknis, agar negara itu memahami kesepakatan dan persyaratan infrastruktur yang mereka dapatkan dari China,” kata Strayer saat melakukan pertemuan dengan jurnalis Asia Tenggara di Washington, D.C., Sabtu (10/8/2019).

“Ada beberapa kasus korupsi, di mana kontrak itu dipaksakan melalui jalur yang korup. Jadi, kami merasa ini sangat penting untuk adanya proses pembuatan kontrak yang transparan dalam sebuah investasi,” sambung Strayer.

Baca Juga:  Aktivis Mahasiswa: Unjuk Rasa Menentang Hak Angket Ini Bukan Atas Nama Rakyat Tapi Kepentingan Perseorangan

Strayer menegaskan bahwa AS memahami setiap negara di dunia adalah negara berdaulat, yang berhak menetukan sendiri apa yang ingin mereka lalukan. Tapi, kata dia, negara itu juga harus memahami bahwa kontrak yang buruk hanya akan memberikan kesengsaraan kepada negara tersebut.

“Kami memahami bahwa setiap negara memiliki kedaulatan untuk menentukan apa yang terbaik bagi mereka dan warganya, dan kami ingin memastikan itu dilakukan dengan benar. Kami bisa memfasilitasi untuk mengevaluasi kontrak-kontrak itu secara jujur, itu yang coba kami lakukan,” ungkapnya. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment