by

Tanggapi Pemotongan Gaji Karyawan, PT. Mayora: Selisih Kurang Dibebankan kepada Karyawan

Ket. Foto: PT Mayora/Ist

Smartcitymakassar.com – Gowa. Menanggapi pemotongan gaji karyawan, PT Mayora Group  Sulsel yang terletak di Jl Raya Poros Malino, Pakatto, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/07/2019) sore, disebut tidak ada pemotongan gaji karyawan.

PT Mayora Group lewat Puji Kurniawan Factory Manager menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan pemotongan gaji seperti pengaduan karyawan.

‘FooterBanner’


Dijelaskan lebih lanjut, bahwa manajemen menyampaikan tidak pernah dilakukan pemotongan gaji karyawan seperti yang disebutkan dalam isi berita sebelumnya. Apabila ada pemotongan gaji itu pasti dilakukan secara legal dan transparan kepada karyawan berdasarkan prosedur perusahaan yang berlaku.

“Tugas dan tanggung jawab karyawan, menyebabkan terjadinya selisih kurang akan dibebankan kepada karyawan itu sendiri. Hal ini sesuai dengan prosedur perusahaan Mayora yang berlaku, yaitu dengan Kode Dokumen PNC-F&A-P15-00-0914 tanggal 30 September 2014 tentang Prosedur Proses non-Freeze dan Adjustment Stock Opname di Pabrik, point 7 disebutkan perlakuan untuk selisih kurang dibebankan kepada karyawan dengan melampirkan berita acara pembebanan karyawan selisih stock opname”, jelasnya, di Jl.Sultan Alauddin, Rappocini, Kota Makassar.

Baca Juga:  Di Makassar, Menag Kembali Tegaskan Pelajaran Agama Islam Tak Akan Dihapus

Kemudian, tentunya prosedural ini memiliki maksud dan tujuan untuk mendisiplinkan karyawan. Bahwa perusahaan Mayora berprinsip untuk menerapkan Good Corporate Governance dengan selalu menjalankan operasional perusahaan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal ini dilakukan lantaran adanya aduan karyawan bahwa terjadi pemotongan gaji. (AR/MT)

‘PostBanner’

Comment