by

Tanggapi Ultimatum Nurdin Abdullah, Jumras: Saya Siap Hadapi Pak Gubernur Sulsel di Pengadilan

Ket. Foto: Jumras/Ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Kesaksian Jumras Mantan Kepala Dinas Marga dan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel, pada sidang hak angket DPRD Sulsel, dibantah oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Nurdin Abdullah menegaskan bahwa apa yang diungkapkan Jumras itu pembohongan publik.

“Bohong besar itu. Tidak ada seperti itu. Apalagi sama kontraktor sampai mereka berikan uang hingga miliaran,” tegas Nurdin Abdullah, Rabu (10/7/2019) usai mengikuti HUT Bhayangkara ke 73 di Lapangan Karebosi Makassar.

Nurdin Abdullah pun memberi ultimatum kepada Jumras, agar meminta secara terbuka kepada gubernur dan keluarga.

“Saya beri waktu 2×24 jam meminta maaf secara terbuka. Kalau tidak saya akan laporkan,” tutup Nurdin Abdullah.

Menanggapi ancaman Gubernur Sulsel, Jumras tegas menolak meminta maaf

“Silahkan beliau (Gubernur-red) punya hak, biar di pengadilan semuanya makin jelas dan hakim menvonis apakah keterangan saya di forum Hak Angket DPRD Sulsel itu, benar atau bohong,” jawab Jumras.

Baca Juga:  Nurdin Abdullah: Kalau Jumras Tidak Minta Maaf dalam 2x24 Jam, Saya Laporkan

“Pak Guberur bersabar saja, karena vonis Hakim nantinya, akan menentukan siapa yg akan meminta dan memberi maaf,” kata Jumras dengan nada santai.

Jumras bahkan sempat bernada tinggi, mengatakan bahwa seharusnya Nurdin Abdullah yang meminta maaf ke dirinya, karena telah menuduh dan menfitnahnya terima suap dari kontraktor, sehingga menolak memberikan 3 proyek jalan ke Anggu dan Feri.

“Pokoknya, saya siap dan saya menunggu panggilan pengadilan atau Polisi. Saya siap hadapi Pak Gubernur di Pengadilan,” kata Jumras. (IB/IP)

‘PostBanner’/

Comment