by

Soal Pernyataan Bamsoet, Wakil Ketua Fraksi Golkar: Tak Perlu Ada Ancaman

Ket. Foto: Bendera Golkar/Ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan Ketua Umum Golkar yang baru nantinya bakal disikat jika tidak mendukung presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapinya, Wakil Ketua Fraksi Golkar Meutya Hafid menilai Bamsoet, yang juga Wakil Koordinator Bidang Pratama II Golkar, tak perlu mengancam karena Golkar memang solid mendukung Jokowi.

‘FooterBanner’


“Dukungan terhadap Pak Jokowi dari Partai Golkar ikhlas, jadi tidak perlu ada ancam-mengancam,” kata Meutya di d’Consulate Resto & Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7/2019).

Meutya mengatakan tanpa ada yang mengancam pun Golkar tetap solid mendukung Jokowi. Dia juga menyebut ada sanksi yang disiapkan bagi kader Golkar yang tidak melaksanakan keputusan partai.

Baca Juga:  Facebook Hapus 69 Akun dan 42 Halaman dari Indonesia, Ini Tanggapan Kominfo

“Selama ini, tanpa ancaman, Golkar solid ke Jokowi. Bahwa ada sanksi, iya, sudah diterapkan, sebelumnya ada yang membelot keputusan partai akan dipecat dan diganti jabatan,” jelas Meutya.

Munas Golkar, dikatakan Meutya, akan digelar pada Desember 2019 atas kesepakatan seluruh pengurus DPD. Dalam munas itu juga akan dibahas dukungan untuk mengawal pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Munas Golkar insyaallah akan berlangsung Desember 2019, tidak ada ramai di dalam mungkin media massa saja sedikit meriah. Tapi di dalam seluruh DPD hampir semua sudah sepakat munas berjalan sesuai rencana Desember, kita perlu itu untuk mengawal pemerintahan Pak Jokowi supaya tetap adem,” katanya. (Aan/IP)

‘PostBanner’

Comment