by

Diduga Ilegal, Disnaker Pangkep TKA Cina Hari Ini

Ket. Foto: Ilustrasi TKA asal Cina/Ist

Smartcitymakassar.com – Pangkep. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pangkajene dan kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan, mendapat informasi bahwa perusahaan tambang marmer Anugrah Marmer Jelita (AMJ), yang berlokasi di Kampung Janna Labbu, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, mempekerjakan belasan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal, dan tidak terdaftar di Disnaker.

“Informasi saya dapat ada 15 orang asing yang bekerja di perusahaan itu. Tentunya ini suatu yang sangat tidak bisa kita tolerir. Besok (Selasa) kita akan berkoordinasi dengan tim pengawas orang asing, kesbangpol, dan pihak imigrasi,” kata Kepala Disnaker Pangkep, Jufri Andi Baso, Senin (01/07/2019).

Jufri mengaku baru mengetahui hal tersebut setelah adanya informasi dari pihak kepolisian.  Untuk itu, laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan mendatangi perusahaan AMJ.

Baca Juga:  Akibat Tawuran Kelompok, Polisi Tangkap 5 Mahasiswa Ini

Disnaker pun segera akan memeriksa paspor dan visa 19 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berasal dari Cina tersebut.

“Iya 19 TKA ini tidak koordinasi dengan Pemkab Pangkep dalam hal ini Disnaker. Meskipun izinnya di Provinsi, tetapi kan kami ini juga harus mengetahui paspor dan visa apa yang digunakan,” kata Jufri.

Jufri menyebut, informasi terkait adanya 19 TKA ini dia dapatkan dari pihak kepolisian Polres Pangkep.

Bahkan, Jufri mengaku, perusahaan yang sudah lama tutup ini seharusnya secara baik-baik menyampaikan kalau perusahaan tersebut akan beroperasi lagi.

“Minimal beritahu tanggal masuknya kapan, beroperasinya kapan itu perjelas. Pimpinannya info ke kami karena kan mereka bekerja di wilayah Pangkep,” jelasnya. (AR/IP)

‘PostBanner’/

Comment