by

Soal Menteri Baru Jokowi-Ma’ruf, Pakar: Jangan Korbankan Rakyat Demi Partai Pendukung

Ket. Foto: Jokowi-Ma’ruf/Ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Setelah pasangan Joko Widodo-Maruf Amin memenangkan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 (Paslon 01), Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin, sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode Tahun 2019-2024.

Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor: 1185/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VI/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 yang dibacakan oleh Ketua KPU Arief Budiman pada Rapat Pleno di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019) sore.

Menanggapinya, Pakar hukum tata negara Refly Harun menjelaskan bahwa tugas Jokowi-Maruf kini adalah mencari kader-kader terbaik di negeri ini untuk dimasukkan dalam formasi kabinet.

Baca Juga:  Demo Depan KPK, Aktivis Sulawesi Tuntut Dugaan 17 Proyek Buat Keluarga Gubernur Sulsel Diusut

“Harapan kpd presiden terpilih: pilihlah menteri yg ikhlas bekerja dan tdk korup. Jgn korbankan rakyat dan republik krn akomodasi politik partai pendukung. Yg baik ambil, yg jelek tinggal,” ujarnya dalam akun Twitter pribadinya, Minggu (30/6/2019). https://twitter.com/ReflyHZ/status/1145247198516396032?s=19

Sumber: Twitter

Sementara kepada awak media, Refly mengingatkan untuk kembali mengawasi jalannya proses demokrasi di negeri ini. Media memiliki tugas mendidik masyarakat dengan berita yang mencerdaskan dan objektif.

“Kompetisi pilpres sdh usai. Saatnya media mnjadi watchdog demokrasi lg. Menjadi partner kritis kekuasaan. Menjadi pilar keempat demokrasi. Jgn nyebonger dan ngampreter terus. Didiklah msyrkt dg berita yg mencerdaskn dan objektif,” jelasnya. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment