by

Buat Jokowi-Ma’ruf, Sandiaga Uno: Selamat Bekerja

Ket. Foto: Sandiaga Uno/Ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Meski sebelumnya ramai diberitakan pemberian ucapan selamat menurut cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno seperti budaya barat. Terlebih bersama Prabowo ia sudah menyampaikan pernyataan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi, namun Sandiaga akhirnya mengucapkan selamat atas penetapan paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Melalui video yang diunggah di akun instagramnya, @sandiuno, https://www.instagram.com/tv/BzVmCOShmj2/?igshid=dqmdjg40aku0, Minggu (30/6/2019), Sandiaga menyatakan berkontribusi pada negara tak harus selalu dari dalam pemerintahan.

“MK (Mahkamah Konstitusi) telah menyatakan paslon 01 sebagai pemenang Pilpres 2019. Dengan demikian, Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan memimpin 5 tahun mendatang. Hari ini (kemarin -red) kita akan menyaksikan penetapan presiden-wapres terpilih oleh KPU,” kata Sandi.

“Untuk itu, saya mengucapkan selamat bekerja, selamat menjalankan amanat rakyat, selamat berjuang untuk terus mencapai cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” dia menambahkan.

Sandi menyebut wajar jika ada kekecewaan dari pihaknya lantaran dinyatakan kalah dalam Pilpres 2019. Namun demikian, ia menggarisbawahi bahwa menang-kalah adalah kepastian dalam pemilu dan itu adalah bagian dari usaha untuk membangun bangsa.

“Perjuangan kita tidak berhenti sampai di sini, dan berjuang untuk memajukan bangsa dan negara tidak harus selalu dilakukan dari dalam struktur pemerintahan. Ikhtiar untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan mewujudkan keadilan seluruh rakyat Indonesia dapat dilakukan dengan banyak cara,” tuturnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Lantik 781 Calon Perwira TNI/Polri di Istana Merdeka

Menurut dia, pilihan untuk berjuang dari luar pemerintahan terkait dengan upaya untuk menjaga demokrasi berjalan dengan sehat. Bahwa, perlu ada fungsi kontrol dan pengawasan terhadap pemerintah.

“Karena dmeokrasi yang sehat ibarat tepukan tangan. Diperlukan dua tangan untuk bertepuk. Bila demokrasi ingin sehat harus ada perimbangan antara yang jalankan pemerintahan dengan yang mengontrol jalannya pemerintah,” ucap dia sambil menepukkan tangannya.

Soal posisi pihaknya nanti, Sandi menyinggung sejumlah cabang pemerintahan. Yakni, eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Berbagai peran dalam menjalankan pemerintahan dapat dilakukan dalam melalui berbagai cabang pemerintahan tadi,” kata dia.

“Dengan demikian mekanisme saling jaga, saling kontrol, saling mengingatkan secara sehat dan beradab dapat dilakukan,” tambahnya.

Tak lupa, Sandi meminta semua pihak untuk bersatu pasca-Pilpres 2019 ini.

“Perbedaan pilihan politik tidak harus membuat kita bermusuhan. Kekecewaan terhadap diri kita oleh sebab apapun tidak harus membuat kita berhenti berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata dia.

“Kami akan terus menajalin silaturahim, komunikasi erat dengan berbagai pihak untuk mencari solusi bersama atas berbagai persoalan kebangsaan dan kenegaraan,” imbuh Sandi. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment