by

Soal Disetujuinya Hak Angket DPRD Sulsel, Pengamat: Putusan Itu Sudah Tepat

Smartcitymakassar.com – Makassar. Terkait pengusulan hak angket terhadap pemerintahan Gubernur dan wakil gubernur Sulsel, akhirnya sebanyak 60 dari 64 legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menyetujui  hak angket tersebut, dalam rapat paripurna DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (24/6/2019).

Mencermati hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah, Arqam Azikin mengatakan bahwa Hak Angket tersebut memang sepatutnya disetujui.

“Mendengarkan argumentasi dasar pengajuan Hak Angket DPRD juga menurut saya sudah tepat, karena minimal ada dua hal tadi yakni dugaan pelanggaran Undang-undang dan Peraturan lainnya serta terjadinya Dualisme Kepemimpinan di Pemprov Sulsel”, ujar Arqam Azikin, Senin (24/6/2019)

Mengacu kedua hal tersebut, jelas Arqam, sepantasnya Hak Angket berlanjut untuk penyelidikan keterlibatan siapapun dibalik kejadian dugaan pelanggaran UU dan dualisme pengambilan keputusan yang membuat “pemprov gaduh” di tengah belum jelasnya arah Pembangunan selama Gubernur dan Wagub memimpin Sulsel 10 bulan ini.

Baca Juga:  Pejabat PT. Mayora Group di Sulsel Diduga ‘Perkosa’ Gaji Karyawannya

“Dengan disetujuinya Hak Angket oleh 60 Anggota DPRD Sulsel, maka inilah babak baru peristiwa ributnya Suasana Pemprov Sulsel yang baru terjadi dalam kurun 15 tahun terakhir. Kehadiran saya secara langsung di Ruang rapat paripurna siang tadi, sekaligus ingin mencermati langsung isi Dasar Pengajuan Hak Angket dan konsistensi teman-teman anggota dewan sebagai wakil rakyat dalam menjalankan fungsi pengawasan kepada eksekutif”, tandasnya.

Arqam mengapresiasi diambilnya Keputusan paripurna DPRD Sulsel siang ini, agar transparansi Gubernur Sulsel menjalankan pemerintahan dapat terbuka ke masyarakat terlebih hal-hal keputusan strategis.

“Karena jangan sampai ada “makelar politik” yang ikutan mempengaruhi jalannya roda Pemerintahan Daerah”, pungkasnya. (IB)

‘PostBanner’/

Comment