by

KASAD: TNI AD Segera Selidiki Letkol yang Sampaikan Informasi Bohong Kepada Rizal Ramli

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Rizal Ramli menulis pada akun twitternya, Minggu (5/5/2019), “Barusan belanja buah di supermaket. Didatangi ibu2 dan bapak yg saya tidak kenal. Ibu2 katakan, “Pak Ramli harus bicara lebih keras, ini sudah ndak benar ! Kemudian datang seorang LetKol AD, “Pak ini sudah kebangetan, laporan2 Babinsa PS sudah menang. Bahkan di komplex Paspamres! tulis Rizal Ramli pada akun Twitternya @RamliRizal https://twitter.com/RamliRizal/status/1124947724866965505?s=19

Menanggapinya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa membantah pernyataan Menko Maritim Rizal Ramli dengan menegaskan bahwa tugas utama TNI AD adalah menjaga keamanan dan tidak memiliki data pemilu.

“Info yang beredar di media sosial itu tidak benar. Tugas TNI AD adalah pengamanan, mulai dari masa kampanye hingga pemilu selesai. TNI tidak ditugaskan untuk mendata, karena itu tidak benar kalau TNI memiliki data pemilu,” kata Jenderal Andika Perkasa kepada pers di Mabes TNI AD, Gambir, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Pada pemilu 2019, kata Andika Perkasa, TNI AD menurunkan personil sebanyak 162.000 di seluruh Indonesia, tugasnya murni untuk pengamanan membantu tugas kepolisian. Olehnya aneh, kalau ada yang menyebut TNI AD memiliki data data hasil pemilu, karena TNI AD tidak bertugas menghitung suara pemilu.

Baca Juga:  Pilkada Serentak 2020 Akan Hasilkan Kepala Daerah yang Memiliki Masa Jabatan Maksimal 4 Tahun

Andika menuturkan TNI AD akan segera menyelidiki siapa oknum TNI AD berpangkat Letkol yang menyampaikan informasi bohong kepada Rizal Ramli. Penyelidikan itu, kata dia, akan dilakukan oleh tim khusus. Selanjutnya setelah mengetahui siapa sosok Letkol tersebut, Andika berkata TNI AD akan menyerahkannya kepada Pengadilan Militer untuk diproses secara hukum. Andika berkata tindakan tegas tersebut dilakukan karana citra institusi TNI tercoreng akibat ulah Letkol tersebut.

“Jadi selain memberikan info bohong kapada orang lain, dia juga membuat Angkatan Darat terlihat tidak netral. Padahal itu tidak kami lakukan. Jadi pasti kami proses hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andika menyampaikan TNI AD tidak akan melakukan proses hukum kepada Rizal Ramli. Ia berkata TNI AD tidak menangani proses hukum terhadap sipil.

“Jadi saya menyatakan tidak akan melakukan apapun kepada Pak RR. Tetapi terhadap yang didiuga Letkol TNI AD ini pasti kami proses hukum. Karena dia berada di dalam kewenangan kami untuk memproses dengan beberapa alasan tadi,” ujarnya. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment