by

Sebut Pemilu 2019 Ujian Bagi Golkar di Sulsel, Pengamat: Untung Saja Nurdin Halid Nahkodanya

Ket. Foto: bendera partai Golkar/Ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Berdasarkan hasil hitung suara sementara Legislatif DPR RI 2019, wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), melalui sistem informasi penghitungan suara (situng) KPU, yang dikutip dari situs resmi KPU pemilu2019.kpu.go.id, Kamis (02/5/2019) pukul 01.15, dimana progres 12.285 dari 26.355 TPS (46.61355%), Partai Golkar menempati posisi pertama.

Menanggapi hasil perhitungan sementara ini, Pengamat politik Muh Saifullah mengatakan, prestasi Golkar mempertahankan tradisi jawara di Sulsel di era pergeseran pola pikir para pemilih 5 Tahun terakhir, tak lepas dari tangan handal Nahkoda Golkar Sulsel, yang juga politisi senior Golkar Nurdin Halid.

“Iklim politik saat ini khususnya paradigma para pemilih telah bergeser sejak 5 Tahun terakhir, dimana cenderung memilih figur, baik itu legislatif atau eksekutif. Hal ini tak mudah bagi partai partai untuk bisa pertahankan suaranya. Dan saya kira pak Nurdin Halid telah mampu membuktikan pertahankan suara Golkar dengan pengalaman politiknya,” kata Muh Saifullah, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga:  Demo 22 Mei, Pengasuh Ponpes Tebuireng: Aksi Ini Tak Ada Kaitannya dengan Bela Islam

Tak hanya itu, menurut Muh Saifullah, pada pileg saat ini yang serentak dengan pilpres, seperti diketahui gelombang dukungan capres dari Ketum Gerindra menguat di Sulsel.

“Jelas pengaruhnya ada buat Gerindra dan menjadi tantangan tersendiri bagi Golkar yang mengusung capres lain. Beda halnya 2014 lalu di Sulsel, dimana gelombang dukungan capres Gerindra tak sekuat 2019 ini di Sulsel,” kata peneliti Pusat Kajian Politik dan Kebijakan (PKPK).

“Pemilu serentak 2019 ini memang menjadi ujian berat bagi Golkar di Sulsel. Tapi sudah mulai tampak bisa dilewati dengan tenang, meskipun hasilnya belum final atau masih proses perhitungan. Jadi tak rugi pak Nurdin Halid ditunjuk jadi ketua Golkar Sulsel selama ini,” pungkas Muh Saifullah. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment