by

Wagub Sulsel: Jika Aset Melibatkan Pihak Ketiga, Teliti di Kontrak

Ket. Foto: Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di acara rapat monitoring (MT/RIL)

Smartcitymakassar.com -Makassar. Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Program Penertiban Aset Daerah Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (30/04).

Dalam kesempatan ini Wagub menegaskan jika aset Pemprov Sulsel sangat banyak sehingga pengelolaannya harus maksimal.

“Melihat di beberapa kabupaten, perihal aset, Pemprov sangat kaya dengan aset yang ada. Hanya saja perlu untuk dimaksimalkan dan dirapikan agar menjadi lebih baik”, ungkap Andi Sudirman Sulaiman.

Wagub juga menekankan agar aset yang dimiliki Pemprov ini dapat dimanfaatkan secara profesional.

“Aset harus ditangani secara profesional. Jika dipihakketigakan, bagaimana aset dikelola secara profesional dimulai dari kontrak kerja atau kontrak perjanjian”, tegasnya.

Sementara itu Deputi Pencegahan KPK RI Adlinsyah Malik Nasution mengatakan aset daerah merupakan sumber daya penting bagi pemerintah daerah sebagai penopang utama pendapatan daerah. Maka dari itu penting bagi Pemerintah untuk dapat mengelola aset secara memadai.

Baca Juga:  Dorong Pembentukan Kawasan Industri Perikanan Terpadu (KIPT), Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Selayar Gelar Focus Group Discussion

“Aset merupakan tumpuan bagi pdmerintah daerah, ini yang kesekian kalinya saya berada di Sulawesi Selatan. Sulsel merupakan kiblat kemajuan kebijakan pemerintahan, oleh karena itu harapan kami, Sulsel menjadi contoh untuk penertiban aset di wilayah Indonesia Tengah dan Timur”, ungkap Adlinsyah Malik Nasution.

Hadir dalam rapat monitoring ini, Koordinator korsupgah wilayah Sulsel, Dwi Aprilia Linda serta kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel. (MT)

‘PostBanner’/

Comment