by

Bahkan QC Lembaga Kedai Kopi dan Median Juga Menangkan Jokowi-Ma’ruf, Inilah Hasilnya

Ket. Foto: Ilustrasi Jokowi dan Prabowo/Ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Menanggapi mosi tidak percaya hasil Quick Count (QC) dari kubu paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi, Ketua Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Philips Vermonte mengatakan quick count dan exit poll yang dilakukan sejumlah lembaga di bawah naungan pihaknya bukan aktivitas yang dilakukan untuk menipu penguin. Menurutnya, quick count dan exit poll dilakukan secara serius dan tidak main-main.

“Quick count dan exit poll bukan abal-abal atau mengarang atau aktivitas menipu penguin-penguin. Kita adalah scientific dan diselenggarakan secara serius dan bukan main-main,” kata Philips saat memberikan keterangan pers di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019).

Bahkan Philips menyinggung soal hasil quick count lembaga survei Kedai Kopi dan Median yang juga sama menangkan Jokowi-Ma’ruf.

“Kedai Kopi dan Median saja quick countnya yang menang 01 (Jokowi – Ma’ruf),” kata Philips.

Sebagai informasi, Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) telah melakukan hitung cepat (quick count) terhadap pasangan capres-cawapres dalam Pemilu serentak 2019. Adapun Hasil Quick count terkini, Sabtu (20/4/2019) dengan data yang masuk 90%, adalah paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf meraih 54.09%. Sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi diangka 45.91%.

Baca Juga:  Chusnul Mariyah Bahas Fenomena Pasca Pilpres di Table Talk BRORIVAI Center

Hasil quick count tersebut bisa dilihat di website suaratps.id

Sedangkan Media Survei Nasional (Median). Hasil sementara hitung cepat Pilpres 2019 versi Median mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf. Hingga pukul 23.58 WIB, Kamis (18/4/2019), data yang masuk ke quick count Median sebesar 91,98%. Berikut hasilnya:

01. Jokowi-Ma’ruf: 54,18%

02. Prabowo-Sandiaga: 45,82%

Diketahui, lembaga survei yang berada di bawah naungan Persepi diketahui berjumlah 29 anggota, yaitu:

‎1. Indo Barometer

2. Voxpol

3. Cyrus Network

4. LKPI (Sumatera Selatan)

5. Politicawave

6. Losta Institute (Yogyakarta)

7. Charta Politika

8. CSIS

9. Populi Center

10. Indikator Politik Indonesia

11. SMRC

12. Lembaga Survei Indonesia

13. Poltracking Indonesia

14. Indopolling Network

15. Pandawa Research

16. Haluoleo Institute (Sulawesi Tenggara)

17. Roda Tiga Konsultan

18. Indo Riset

19. Polmark Indonesia

20. Indo Consulting

21. CRC (Sulawesi Selatan)

22. Cirus Surveyors Group

23. Pedoman Research Communication

24. Indonesia Strategic Institute (Bandung)

25. Sand Analitik Indonesia

26. Indo Data

27. Parameter Konsultindo

28. Spektrum Politika (Padang)

29. Indekstat

(Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment