by

Gagal Jadi Pramugari, Berkiprah di Dunia Perhotelan

Keterangan Foto: Siti Hadijah Ahmad, Sales Admin and E-Commerce Whiz Prime Hotel Hasanuddin Makassar

Smartcitymakassar.com – Makassar. Bercita-cita menjadi seorang pramugari, Siti Hadijah Ahmad Sales Admin and E-commerce Whiz Prime Hotel Hassanudin Makassar (WPHM) terus memupuk asa untuk mewujudkan cita-citanya tersebut.

Terakhir, Dijah sempat mendaftar di salah satu maskapai penerbangan, hanya saja dirinya harus gagal di tes Body Mass Index (BMI) karena berat badannya lebih satu kilogram.

“Ada beberapa Maskapai yang masih menerima calon pramugari sampai usia 25 tahun. Namun, bila cita-cita saya tidak terwujud saya akan tetap bekerja di dunia perhotelan,” cerita Dijah.

Dijah yang bekerja di WPHM, mengawali karier sebagai Food and Beverage (FB) Service selama tujuh bulan, sebelum menjadi receptionist dan setahun kemudian menjadi Sales Admin.

“Saya tipe orang yang tidak mau asal menerima jabatan. Saya pernah di tawari menjadi FB Captain saat baru empat bulan bekerja, namun saya merasa harus menguasai dulu bidang yang saat itu di kerjakan sebelum menerima jabatan baru,” ungkap Dijah.

Maraknya Hotel di kota Makassar, membuat Dijah sempat menerima beberapa tawaran pekerjaan dari hotel lain. Namun Dijah tidak tertarik sama sekali bila harus berpindah kerja di sekitar kota Makassar.

Baca Juga:  Apresiasi Pemilih, Kedai Kopi dan Roti Isi Beri Discount 20%

“Kecuali, bila saya mendapat tawaran dari luar kota. Itu menjadi tantangan baru buat saya menghadapi situasi dan budaya yang berbeda,” bebernya.

Dijah menambahkan justru peluangnya untuk bisa bekerja di luar kota Makassar bisa di dapatkannya saat ini.

“Sebagai bagian dari Intiwhiz yang merupakan jaringan hotel yang memiliki produk yang tersebar di seluruh Indonesia, peluang saya sangat besar untuk bekerja di luar Makassar,” tambah Dijah.

Sebelum bekerja di dunia perhotelan, Dijah ternyata adalah seorang Dancer. Terakhir kali dirinya tampil bersama timnya saat 2017.

“Untuk menjadi Dancer kita harus rutin berlatih, itu yang sulit saya lakukan sejak sibuk bekerja. Akhirnya saya memutuskan berhenti. Tapi saat perayaan tahun baru lalu saya dipaksa tampil di sini dan akhirnya badan sakit semua,” tutup Dijah. (Jen)

‘PostBanner’/

Comment