by

Erwin Aksa: 4,5 Tahun Ini, Indonesia Kehilangan Momentum Investasi

Ket. Foto: Erwin Aksa/Ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Pengusaha muda Erwin Aksa menilai Indonesia kehilangan momentum investasi dalam 4,5 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK). Hal itu berbeda dengan Vietnam yang bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 6-6,5 persen, sedangkan Indonesia hanya berhasil mencapai 5,2 persen.

‎”Kita selama 4,5 tahun ini kehilangan momentum investasi. Yang harusnya kita dapatkan dari Korea, Jepang, Amerika. Bukan sama negara kita saja. Kita butuh investasi lebih besar buat menggenjot pertumbuhan ekonomi,” kata Erwin sebelum menyaksikan debat terakhir di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam.

Erwin meminta agar tidak menyalahkan kondisi global. Jika Vietnam bisa, Indonesia juga seharusnya bisa.

‎Lanjut Erwin menyakini, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa memberikan solusi buat perekonomian bangsa ini agar lebih baik. Prabowo-Sandi bisa lebih banyak lagi meningkatkan investasi dan bisa mengeksekusi apa yang direncanakan.

Baca Juga:  Terbongkar! Real Count Tim Internal Prabowo di Lampung: Dari 26.265 TPS, Hasilnya Cuma Didapat dari 30 TPS

“Kita akan ajak private sector untuk lebih banyak terlibat, mengerjakan proyek-proyek infrastruktur. Khusus terkait dengan properti dan real estate harus digenjot. Kalau properti digenjot bisa berkontribusi 1 persen dari pertumbuhan ekonomi,” jelas Erwin.

Menurut Erwin, penting sekali capital inflowdari luar negeri masuk ke Indonesia. Dana yang tersimpan di Singapura atau negara lain, harus masuk ke Indonesia dan diinvestasikan, khususnya di sektor properti.

“Manufacturing harus dibangun, kemudian investasi di sektor properti harus diperbesar. Kita harus bangun industri supaya pertumbuhan ekonomi lebih baik,” pungkasnya. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment