by

Wali Kota Danny Minta Umat Islam Tidak Terprovokasi Terkait Aksi Teror di Masjid Christchurch

(Keterangan: Wali Kota Makassar, Mohamamad Ramdhan Pomanto / foto: Ist.)

Smartcitymakassar.com, Makassar. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meminta masyarakat khususnya umat Islam di Kota Makassar agar tidak terprovokasi menyusul terjadinya aksi teror di Mesjid Cristchurch, Selandia Baru.

Ia juga mengingatkan agar video penembakan secara biadab itu tidak ikut disebarkan. “Kata teror adalah menyebar kebencian dan rasa takut sama orang. Kalau kita memposting (menyebar videonya) tentunya kita secara emosional akan terpancing dengan itu. Justru itulah keinginan mereka,” kata Danny Sabtu, (16/3).

Atas nama pemerintah dan masyarakat kota Makassar Danny pun menyampaikan rasa duka mendalam serta mengajak agar arwah umat islam yang menjadi korban kekejian teror tersebut senantiasa didoakan.

Innalillahi wa innailaihi rajiun. Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Makassar merasa sangat sedih dan insya Allah semua yang berpulang ke rahmatullah di dalam mesjid pada hari jumat adalah syahid dan kami senantiasa berdoa untuk mereka semua,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Danny Sebut 'Smartcity' Sebagai Upaya Revitalisasi Birokrasi

Kepada seluruh masyarakat Kota Makassar, Danny, berharap agar tidak terpancing dengan provokasi dan isu-isu yang bisa merusak kerukunan.

Buktikan, kata Danny, Makassar bahagian daripada tempat dimana kerukunan tumbuh dengan sangat baik, serta kota yang penuh sejarah tentang kerukunan.

“Dan sekali lagi jangan kita terpancing dengan isu apa pun. Jaga kerukunan insya Allah dengan kejadian ini justru menambah kekompakan kita semua, kekompakan umat Islam dan seluruh umat beragama dan kekompakan kita sebagai bangsa Indonesia. Insya Allah kejadian ini memberi pelajaran berarti bagi dunia, Islam, dan bagi kita semua,” tutupnya.** (Ib)

‘PostBanner’/

Comment