by

Gubernur Sulsel Imbau Umat Islam Tidak Terprovokasi Kejadian di Selandia Baru

Ket. Foto: Gubernur Sulsel imbau umat Islam jangan terprovokasi oleh aksi teror di Selandia Baru/Ist

Smartcitymakassar.com – Makassar. Insiden penembakan dua masjid di Selandia Baru yang viral di media sosial, menjadi duka bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia. Tidak terkecuali Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, yang ikut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut.

Nurdin Abdullah mengimbau agar masyarakat, khususnya umat Islam, tidak terpengaruh dengan kejadian tersebut. Meskipun kejadian tersebut merenggut nyawa 40 orang, dan 20 orang lainnya luka serius.

Diketahui, penembakan di masjid Kota Christchurch, Selandia Baru tersebut, terjadi saat Salat Jumat berlangsung.

“Kejadian di Selandia Baru ini memang kita kutuk bersama. Jadi memang keji sekali,” kata Nurdin Abdullah di sela peresmian Masjid Baitul Imam, Kompleks Phinisi Nusantara Resident, Jalan Faisal Makassar, Sabtu (16/3).

Atas kejadian tersebut, orang nomor satu di Sulsel itu meminta seluruh masyarakat tidak terpancing.

“Kami mohon untuk tidak terpancing dengan kejadian ini. Mari kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI, dan tentu sebagai negara yang memiliki umat Islam yang paling besar di dunia, marilah kita lebih arif, lebih bijaksana melihat ini semua,” harap mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Baca Juga:  Dikunjungi Ketua Wantimpres, Wagub Sulsel: Buah Komitmen dan Atensi Presiden Jokowi untuk Sulsel

Nurdin Abdullah juga berharap, seluruh umat muslim tetap menjaga silaturahmi. Jalin silaturahmi merupakan cara terbaik untuk menjaga kondisi Sulsel.

“Saya kira kita semua tidak ada yang menerima kejadian ini. Tapi kondisifitas daerah kita harus terus dijaga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada acara peresmian tersebut hadir tokoh masyarakat Dr Farid Husain dan Ketua Pembangunan Masjid Baitul Imam H Ahmad. Hadir pula ustadz Das’ad Latif dan pewakaf lahan masjid Andi Idris Manggabarani, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. (*MTH)

‘PostBanner’/

Comment