by

Di Depan Panglima TNI dan Kapolri, NA: Puji Syukur Situasi di Sulsel Hingga Saat Ini Kondusif

Ket. Foto: Gubernur Sulsel bersama sejumlah pejabat negara termasuk Kapolri Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang berkunjung di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Maros (RIL/MTH)

Smartcitymakassar.com -Maros. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah (NA), memaparkan kondisi dan situasi Sulsel saat ini dihadapan Panglima TNI dan Kapolri, di Pesantren Nahdatul Ulum, Kabupaten Maros, Selasa (12/2) malam.

“Bapak Panglima TNI, Bapak Kapolri yang saya hormati, izinkan kami menyampaikan bahwa kondisi Sulawesi Selatan dengan kemitraan yang terbangun dengan unsur koordinasi pimpinan daerah. Alhamdulillah Sulawesi Selatan dalam kondisi kondusif,” tutur Nurdin Abdullah dalam sambutannya, di Pesantren Nahdatul Ulum, Kabupaten Maros.

Selain kondisi terkini, Gubernur Sulsel menyampaikan juga bahwa Sulsel baru-baru saja mengalami musibah yang sungguh luar biasa, di 11 kabupaten/kota.

“Beberapa hari yang lalu kita di Sulsel ditimpa musibah banjir dan tanah longsor, itupun dapat kita atasi dengan cepat, karena kita semua bersinergi,” ungkapnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu berharap kepada seluruh hadirin agar sama-sama mendoakan pemimpin, baik pusat maupun yang ada di daerah masing-masing.

Baca Juga:  Aksi Unjuk Rasa di DPRD Sulsel Ditengarai Adalah Aksi Massa Bayaran

Ia juga mengucapkan terimakasih atas kunjungan Panglima TNI, Kapolri, dan Menteri Tenaga ke pesantren tersebut.

Di tempat yang sama, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku, kemajuan teknologi informasi, kemajuan ilmu pengetahuan, benar-benar harus disikapi dengan baik.

“Umat yang berkualitas adalah umat yang mengamalkan Islam secara khaffah, sekaligus membina diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dan wawasan umat islam yang berpengetahuan, akan menjadi umat yang sejahtera dan unggul,” katanya.

Panglima TNI juga menyampaikan, maraknya berita hoaks harus disikapi dengan bijak. Jangan sampai, masyarakat menjadi korban adu domba.

“Di sinilah peran penting Pondok Pesantren Ulum dan para santri untuk mendorong masyarakat menjadi masyarakat yang maju dan bisa menyaring berita hoaks,” pungkasnya. (MTH)

‘PostBanner’/

Comment