by

Pengamat: Sudah Berat Prabowo Menang, Ini Kemungkinan Terburuk

Ket. Foto: Jokowi dan Prabowo

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Lembaga Survei Celebes Research Center (CRC) merilis hasil survei pilpres 2019, pada Minggu (10 /2/2019). Menurut Direktur CRC, Herman Haizer, pengumpulan data dilakukan pada 23-31 Januari 2019. Adapun hasilnya, elektabitas paslon nomor urut 1 Jokowi- Ma’ruf 56,1%, sedangkan Prabowo- Sandi 31,7% (unggul 24,4 persen). Sedangkan yang belum menentukan pilihan sebanyak 12,2 persen.

CRC juga merinci hasil elektabitas tujuh pulau di Indonesia, seperti gambar dibawah ini:

Sumber: CRC

Menanggapi survei CRC ini, pengamat politik dan kebijakan publik Muh Saifullah mengatakan, sudah berat bagi Prabowo – Sandi untuk memenangkan pilpres 2019.

“Seperti yang dikatakan Herman Heizer saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Minggu (10/2/2019), bahwa hasil survei ini tak akan jauh berubah di Pemilihan Presiden April mendatang. Dia juga katakan 70 persen hasil surveinya ini sama dengan hasil akhir. Sisanya berbeda karena terjadi perubahan strategi besar dalam sisa waktu kampanye. Jadi ini semua tergantung strategi 60 hari ke depan, yah itu makanya saya katakan sudah berat buat paslon nomor 2”, kata Saifullah yang juga peneliti dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan (PKPK), Senin (11/2/2019).

Menurut Saifullah, harapan nomor urut 2 adalah masih adanya 30% kemungkinan hasil survei berbeda (CRC: 70 persen hasil surveinya ini sama dengan hasil akhir). Namun Ia menjelaskan bahwa 30% kemungkinan perbedaan itu artinya kembali kepada margin error 3%.

Baca Juga:  PM Singapura Ucapkan Selamat Buat Jokowi

“Kini beda 24%. Jika dikurangi Margin error mentok jadi 20%. Ada 12% yg belum menentukan pilihan. Jadi kalau pun nomor 2 misalnya ambil 12% itu semua, hasil akhirnya paslon nomor 1 masih unggul 8% atau mentok 6%. Ini kemungkinan terburuk bagi kubu Jokowi. Jadi memang berat buat Prabowo menang”, ungkap Saifullah.

Dan disisa waktu kurang dari 3 bulan ini, lanjut Saifullah mengatakan bahwa harapan terakhir nomor urut 2 adalah adanya blunder besar dari kubu nomor 1 yang bisa mengerus banyak dalam waktu singkat elektabitas Jokowi – Ma’ruf.

“Harapan bagi nomor 2 menunggu keajaiban blunder besar dari kubu lawannya. Sedangkan bagi nomor urut 1 tentunya harus waspada, hati hati jangan sampai terjadi blunder besar yang bisa berakibat fatal”, jelasnya.

” Tapi saat ini kesimpulan saya sudah berat buat Prabowo – Sandi untuk menang. Dan saya percaya hasil survei CRC ini tak jauh beda hasil quick count di April nanti”, pungkasnya. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment