by

Arqam Azikin Komentari Kader PSI yang Mundur, Saiful Haq: Itu Seleksi Alam

Ket. Foto: Saiful Haq/Ist

Smartcitymakassar. Makassar. Banyaknya kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mundur di Sulsel termasuk yang terakhir sebanyak 20 kader PSI di Parepare Sulsel, Selasa (5/2/2019) mengundurkan diri dengan alasan administrasi partai yang amburadul, mendapat tanggapan dari Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr Arqam Azikin. Menurutnya polemik di PSI bukan semata-mata persoalan administrasi.

“Kalaupun persoalan administrasi itu ada itu cuma puncaknya saja. Yang saya tangkap para kader di daerah ini sebenarnya kecewa dengan Grace Natalie,” kata Arqam Rabu (6/2/2019).

Arqam menegaskan, Grace seharusnya mampu membangun komunikasi politik yang sejuk. “Komunikasi politik petinggi PSI terutama Grace Natalie bisa dibilang sangat buruk,” ungkapnya.

Menanggapinya, Sekrtaris Bapilu DPP PSI Andi Saiful Haq menjelaskan, bahwa PSI memang sangat ketat menjaga nilai-nilai pembaharuan yang dibawa oleh PSI.

“Jadi jika ada kader yang ingin membawa nilai-nilai politik lama, pasti tidak akan betah di PSI,” jelas Andi Saiful Haq, melalui pesan singkatnya, Kamis (7/2/2019).

Baca Juga:  Marak Deklarasi Dukung 01, Mardani: Saya Sedih Jokowi Pakai Pola Deklarasi

Kedua, menurut Andi Saiful, PSI tidak ada waktu untuk mengurusi anak muda yang cengeng dan tidak mau kerja keras.

“PSI tempat anak muda yang tidak manja dan berpandangan maju dan berani. Kalo takut dan setengah-setengah, ya memang salah memilih partai,” tegasnya.

Saiful Haq pun percaya seleksi alam PSI, dan meyakini mereka yang keluar pasti adalah hasil dari seleksi alam itu.

“Bagi PSI masa depan itu ditentukan hari ini. Mereka yang tidak bertarung hari ini, tidak akan pernah memenangkan hari depan,” pungkasnya. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment