by

Terbaru dari Charta, 5 Survei Desember 2018 Unggulkan Jokowi

Ket. Foto: Jokowi dan Prabowo/Ilustrasi

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Hasil elektabilitas terakhir kedua pasangan calon (Paslon) pada Pilpres 2019, telah dirilis 4 lembaga survei. Adapun survei tersebut dilaksanakan pada Desember 2018. Dari ke 4 survei tersebut, hasilnya Jokowi-KH Ma’ruf Amin masih lebih unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan selisih yang cukup signifikan.

Berikut hasil 4 survei terbaru Desember 2018:

1. Survei Y Publica

Periode: 26 Desember 2018 – 8 Januari 2019

Metode: multistage random sampling

Responden: 1.200

Margin of error: 2,98%.

Hasil:

Jokowi-Ma’ruf Amin: 53,5% ,Prabowo-Sandiaga: 31,9% ,Belum memutuskan/tidak menjawab: 14,6%.

2. Survei Alvara Research Center

Periode: 11-24 Desember 2018

Metode: multistage random sampling

Responden: 1.200

Margin of error: 2,88%

Hasil: 

Jokowi-KH Ma’ruf Amin: 54,3%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 35,1%

Undecided voters: 10,6%

3. Survei Indikator

Periode: 16-26 Desember 2018

Metode: random sampling

Responden: 1.220 orang

Margin of error: 2,9%

Hasil:

Jokowi-Ma’ruf Amin: 54,9%

Prabowo-Sandiaga: 34,8%

4. LSI Denny JA

Baca Juga:  Tanggapi Rekonsiliasi dengan Prabowo, Jokowi: Bisa Di mana Saja Seperti Naik MRT

Periode: 5-12 Desember 2018

Metode: multistage random sampling

Responden: 1.200 orang

Margin of error: 2,8%

Hasil:

Jokowi-Ma’ruf Amin: 54,2%

Prabowo-Sandiaga: 30,6%

Rahasia/tidak menjawab: 15,2%

Tak hanya itu, hasil terbaru datang dari lembaga survei Charta Politika, dimana elektabilitas Jokowi – Ma’ruf Amin sebesar 53,2 persen, sedangkan Prabowo -Sandiaga sebesar 34,1 persen.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan angka itu relatif tak berubah.

“Secara statistik terjadi stagnasi suara pada kedua calon jika dilihat tren Oktober sampai Desember 2018,” kata Yunarto di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, (16 /1/2019).

Survei ini digelar pada 22 Desember 2018 – 2 Januari 2019 dengan melibatkan 2.000 responden. Metode yang digunakan ialah wawancara tatap muka dengan kuisioner terstruktur. Charta Politika mengklaim margin of errornya ialah 2,19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Aan/IP)

‘PostBanner’/

Comment