by

Danny Pesan Soal Kekompakan di Pesta Rakyat Kecamatan Tallo


(Foto: Istimewa)

Smartcitymakassar.com. –Makassar- Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, yang hadir pada malam pesta rakyat tampaknya membawa spirit tersendiri bagi warga.


Hal ini juga terlihat saat menghadiri malam puncak resepsi HUT ke 73 Proklamasi RI di Kecamatan Tallo, Sabtu, (01/09/2018). Ia disambut antusias tinggi oleh warga setempat.

Warga yang berjubel bersorak-sorai sembari meneriakkan “hidup wali kota, hidup Danny Pomanto, Merdeka,” secara bersahut-sahutan.

Ramdhan Pomanto atau yang lebih lekat dengan panggilan Danny Pomanto itu pun menyampaikan apresiasi atas penyambutan tersebut. Ia juga mengajak agar kekompakan seperti yang terlihat di tempat tersebut terus dipelihara.

“Kesuksesan Asian Games menjadi potret keberhasilan bangsa kita, menjadi keempat terkuat di negara-negara Asia. Semua berkat kekompakan seluruh anak bangsa, kita lihat atraksi pembukaan spektakuler, perolehan emas dua kali lipat dari target. Karenanya kita sangat mengapresiasi pemerintah RI atas sejarah yang ditorehkan di 73 tahun kemerdekaan ini,” ucapnya.

Di Makassar, kata Danny kekompakan itu juga tidak kalah baiknya. Ia mencontohkan RT/ RW, LPM dan penasehat wali kota tingkat RT yang saling bersinergi dan menjadi ujung tombak pemerintah kota dalam masyarakat.

Belum lagi seragam yang didesain begitu apik. Pakaian RT/ RW dirancang menyerupai kostum pembalap formula 1 berwarna merah. Sama halnya seragam Penasehat Wali Kota berwarna hijau dan LPM berwarna putih. Semua itu, menurut Danny, kian menambah kekompakan dan hanya ada di Makassar.

“Coba kita tanya, di mana di Indonesia ada RT/RW, LPM dan Penasehat Wali Kota memiliki seragam yang kompak dan segagah ini. Apa lagi penasehat wali kota tingkat RT/RW hanya ada satu di Indonesia, adanya di Makassar,” pungkasnya.

Karenanya ia berharap melalui kekompakan yang tumbuh subur dan senantiasa terpelihara di masyarakat, Indonesia secara umum dan Makassar khususnya sama-sama dua kali tambah baik.** (Iskandar Burhan)

‘PostBanner’

Comment