by

Monash University Australia, ADB, dan Dinas Perumahan Makassar Bahas Revitalisasi Pemukiman Kumuh

(Foto: Humas Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, 2017)



Smartcitymakassar.com. –Makassar- Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar mendapat kunjungan dari Monash University Australia dan konsultan ADB di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, pada Selasa (31/01/2017).

Mereka, menurut Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Makassar Fathur Rahim, berkunjung untuk perkenalkan program RICE.  Program ini adalah revitalisasi pemukiman kumuh yang merupakan kerjasama antara Welcome Tras (WT), Asian Development Bank (ADB) dan Monash University.

Dr. Diego Ramirez dari Monash University mengatakan, Makassar menjadi pilihan untuk program ini. “Kota Makassar menjadi pilihan dan ini yang pertama kali kita laksanakan di Asia Pasifik,” kata Dr. Ramirez.

Di Makassar ini, menurut Dr. Ramirez, mereka akan bekerja bersama Dinas Perumahan Makassar sebagai stakeholder seperti melakukan verifikasi awal, melihat data lokasi, dan kunjungan langsung ke lokasi.

Dr. Ramirez menyebutkan bahwa ada 20 titik lokasi yang menjadi target di Makassar di awalnya. Namun, 12 lokasi yang akan dikerjakan pada tahap awal. Kegiatan dari proyek akan mulai pada awal  Juli 2017. Target pembangunan adalah tiga tahun, dimana dua tahun pertama dilakukan konsultasi musyawarah dengan masyarakat tentang desain bangunannya.

Sementara pendanaan dari Proyek RICE ini, menurut Dr. Ramirez, mendapat bantuan dari WT untuk program pelaksanaan, lalu dari ADB untuk dana konstruksinya, dan dana pendampingan dari APBD.* (Iskandar Burhan

‘PostBanner’

Comment