by

Camat Tamalate Mediasi Pertemuan Rektor UNM dan Wakil PK5 Parang Tambung: Solusi Memuaskan Dicapai

(Foto: Humas Kecamatan Tamalate Kota Makassar, 2016)


Smartcitymakassar.com. –Makassar- Camat Tamalate Hasan Sulaiman memediasi pertemuan antara Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Husain Syam, M.TP, dan perwakilan Pedagang Kaki Lima (PK5) yang lapaknya berada tepat di depan Kampus UNM Parang Tambung, di Rumah Jabatan Rektor UNM, Jalan Landak Baru, Makassar, pada Rabu (23/11/2016).

Menurut Camat Hasan Sulaiman, pertemuan tersebuat adalah atas undangan Rektor UNM untuk melakukan musyawarah dalam mencari jalan terbaik perihal rencana penataan pedestrian dan pagar Kampus UNM Parang Tambung. Rencana ini belum dapat dilaksanakan karena keberadaan 64 lapak PK5 tepat berada di depan kampus.

Camat Hasan Sulaiman yang didampingi oleh Lurah Parang Tambung Yudistira mengatakan bahwa pertemuan menghasilkan kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak menyangkut beberapa hal penting, seperti pembongkaran lapak, relokasi sementara dan relokasi PK5.

Pihak Rektorat UNM telah menyiapkan lahan relokasi baru bagi para PK5. Lahan tersebut, PK5 Centre, rencananya rampung paling lama Desember 2017 nanti. Prioritas PK5 Centre ini diberikan kepada para PK5 yang ada di depan Kampus UNM Parang Tambung. Terkait prioritas ini, Rektor Prof. Husain akan menyiapkan perjanjian tertulis bermaterai.

Relokasi sementara, sambil menunggu rampungnya PK5 Centre, akan ditempatkan di halaman Pacuan Kuda yang tempatnya tidak jauh dari Kampus UNM Parang Tambung. Perwakilan pedagang pun menyetujuinya.

Lokasi yang merupakan usulan Camat Hasan Sulaiman ini telah mendapatkan persetujuan dari Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) setelah Rektor Prof. Husain berbicara dan meminta langsung kepada pengurus YOSS.

Hasil dari pertemuan ini, menurut Iwan, salah satu perwakilan PK5, akan disampaikan ke para pedagang untuk ditindaklanjuti.

“Kami sebagai perwakilan PK5 merasa sangat puas dengan bantuan dan solusi dari Pihak Rektor maupun pihak pemerintah untuk memediasi dan menerima aspirasi kami. Baru kali ini kami berhadapan langsung dengan Rektor untuk bermusyawarah. Selama ini tidak pernah berkomunikasi dengan Pihak Rektorat,” ungkap Iwan.

Sementara itu, Camat Tamalate Hasan Sulaiman mengatakan, “setelah melalui proses mediasi yang begitu panjang akhirnya malam ini tercapai hasil yang sangat baik dan disepakati oleh semua pihak baik dari pihak pemerintah maupun pihak pedagang,” pungkasnya.* (Arf / Iskandar Burhan)

‘PostBanner’

Comment