by

Karya Inovatif 30 PNS Lingkup Kota Makassar Dipamerkan


smartcitymakassar.com – Sebanyak 30 Pegawai Negeri Sipil lingkup kota Makassar tampil memamerkan karya inovasi pemerintahan pada acara pameran proyek Perubahan peserta Diklat kepemimpinan IV angkatan 26 tahun 2016  di gedung Badan Diklat kota Makassar, Kamis ( 25/8/2016 ).

Ke 30 peserta diklat ini atau lazim juga di sebut reformer mengikuti Latpim IV yang di selenggarakan oleh Badan Diklat kota Makassar bekerja sama dengan Badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan sejak tanggal 18 Juli hingga 04 November mendatang. Para peserta ini berasal dari berbagai instansi pemerintahan lingkup kota Makassar, seperti dinas pendidikan, pejabat kelurahan, serta instansi tekhnis seperti dinas Kominfo kota Makassar, Dinas kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Lingkungan hidup, Badan pengelolaan keuangan dan aset daerah, serta dinas pendapatan daerah kota Makassar.

‘FooterBanner’


Dari 30 inovasi atau proyek perubahan yang di tampilkan, sejumlah diantaranya Program aplikasi pendataan penyakit HIV ,tuberkulosis,dan malaria yang terintegrasi pada ibu hamil di Puskesmas jumpandang baru kota Makassar, yang di gagas oleh reformer  dr. Andi Mariani, MH.Kes, yang juga merupakan kepala seksi Pengendalian Penyakit Manular, Dinas Kesehatan kota Makassar.

Inovasi lainnya juga di gagas oleh Kepala UPTD Dinas Pendidikan kecamatan Mariso, Sumanto, S.Pd dengan proyek perubahan yang berjudul Pelaksanaan Sottarong ( sekolah tata lorong ) di tingkat SD pada wilayah UPTD Dinas Pendidikan kecamatan Mariso.

Sementara, untuk mendukung program kebersihan kota Makassar, Kepala Seksi Kebersihan kelurahan ujungpandang baru, kecamatan Tallo, Nirwan mencetuskan ide pembentukan Toko sampah untuk membackup Bank sampah yang ada di kelurahan nya. Inovasi lainnya muncul dari kepala Seksi Pelayanan Media Publik, Dinas Kominfo Makassar dengan gagasan aplikasi Smart Jurnalism untuk mengoptimalkan kinerja Humas SKPD kota Makassar dalam mendukung update berita di portal resmi pemkot Makassar, www.makassarkota.go.id.

Kepala Badan Diklat Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan saat di konfirmasi menjelaskan bahwa proyek perubahan merupakan gagasan murni dari seluruh peserta diklat untuk menjawab tantangan dan persoalan yang dihadapi di instansi masing – masing.

” Selama proses diklat, para peserta di beri materi kebangsaan, etika, pengembangan diri, kecerdasan emosi, termasuk juga cara berfikir inovatif. Mereka ini di bebaskan dari tugas rutin di kantornya masing – masing, jadi betul – betul harus fokus dalam mengikuti materi, termasuk dalam menggagas proyek perubahan ” ujar Andi Irwan Bangsawan.

Sebelumnya, para peserta melakukan Benchmarking di kota Mataram, untuk melakukan perbandingan model pelayanan publik di wilayah yang dikunjungi.(iskandar burhan)

Comment