by

Wali Kota Makassar dan BNI Jalin MoU untuk Makasar Student Smart Card


smartcitymakassar.com – Makassar – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Pemimpin BNI Wilayah Makassar, Slamet Jumantoro menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) pemanfaatan dan pengembangan Makassar Student Smart Card, di Menara Balaikota, Jumat, (24/06/2016).

Disaksikan kepala sekolah se – kota Makassar, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar, Danny dan Slamet membubuhkan tanda tangan di atas lembar MoU.

Adanya kerja sama ini, memungkinkan BNI Wilayah Makassar menyediakan kartu pintar bagi pelajar di Makassar yang jumlahnya mencapai 312.000 anak. Mereka tersebar di 365 Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Inpres, 39 SMP (Sekolah Menengah Pertama), 22 SMA (Sekolah Menengah Atas), dan 9 SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).

Danny menyebutkan kartu pintar khusus pelajar ini sebagai terobosan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di kota Makassar, hal ini juga bentuk komitmen Pemkot (Pemerintah kota) untuk mewujudkan Makassar Sombere dan Smart City.

Diketahui, sejak dilantik pada 8 Mei 2014 lalu, Danny telah mencanangkan Sombere dan Smart City sebagai salah satu program unggulannya dengan meluncurkan Smart Card. Langkah itu menjadikan Makassar sebagai pioner di Indonesia dalam hal Smart Card.

“Makassar Student Smart Card menjadi kartu multi fungsi bagi pemiliknya. Kartu ini dapat menjadi kartu kontrol orang tua terhadap aktivitas pendidikan dan belanja anak – anaknya. Kekhawatiran orang tua sedikit banyak akan tereduksi dengan kartu ini,” terang Danny.

Teknologi yang terdapat di Makassar Student Smart Card memungkinkan orang tua mengetahui kehadiran anak – anak mereka di sekolah karena kartu ini juga berfungsi sebagai absensi elektronik bagi pelajar.

Selain itu jadwal ujian juga terekam dalam kartu ini, bahkan aktifitas ekstrakurikuler pelajar juga terekam di  dalamnya. Transaksi berbelanja di kantin, dan koperasi sekolah juga dapat terbaca melalui kartu ini. Seluruh informasi itu akan ternotifikasi ke handphone orang tua siswa.

Sementara itu menurut Slamet Jumantoro, kerja sama ini bagian dari komitmen BNI terhadap program wali kota di bidang pendidikan yang menjadi inovasi terbaru dalam dunia pendidikan Makassar. “Kartu ini multi fungsi, selain digunakan sebagai tabungan dan alat bayar juga dapat digunakan sebagai alat akses di sekolah,” terang Slamet.

Adanya Makassar Student Smart Card juga ditujukan untuk mendukung program pemerintah pusat pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia untuk mendorong kesadaran masyarakat, pelaku bisnis, dan juga lembaga pemerintah untuk menggunakan pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi keuangan yang mudah, aman, dan efisien.

BNI dan Pemkot Makassar diharapkan mampu bersinergi mensukseskan program ini dengan melakukan sosialisasi ke sekolah – sekolah agar pesan (Makassar Student Smart Card) dapat sampai ke pelajar dan orang tua siswa sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh warga Makassar.(iskandar burhan)

‘PostBanner’/

Comment