by

Kementerian LHK Beri Kepercayaan Pada Makassar Buka Klinik Bank Sampah


Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kembali memberikan kepercayaan besar kepada Makassar untuk membuka klinik bank sampah pada pekan lingkungan hidup dan kehutanan (PLHK) tahun 2016.

Melalui surat yang ditujukan ke walikota Makassar, direktur pengelolaan sampah kementrian LHK, Sudirman, memohon kepada walikota agar dapat mengisi klinik bank sampah serta berpartisipasi mengisi booth dengan display produk daur ulang sampah yang layak dan sekaligus menjadi konsultasi klinik bank sampah. Sebagai bentuk apresiasi dalam kegiatan yang digelar di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) 9-12 Juni 2016 ini, panitia menyiapkan free booth untuk bank sampah kota Makassar.

‘FooterBanner’


Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto, mengaku senang dan bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada kota Makassar sebagai salah satu bank sampah terbaik di Indonesia. Bahkan Danny, telah memerintahkan kepada Badan Lingkungan Hidup, dan dinas pertamanan dan kebesihan kota Makassar serta timpro percepatan dan pengendalian program MTR kota Makassar untuk mempersiapkan kegiatan ini dengan baik.

Sebagai tindak lanjut kesiapan pekan lingkungan hidup dan kehutanan ini, Senin, 6 Juni 2016 siang di kantor dispenda, timpro PP MTR langsung menggelar rapat dengan BLHD dan dinas pertamanan dan kebersihan guna membahas persiapan kegiatan.

Pertemuan yang dipimpin, Irwan R Adnan selaku ketua dewan pengarah, menghasilkan beberapa keputusan penting. Salah satu keputusan yang dihasilkan, adalah adanya sinergitas antara seluruh pendukung pameran, termasuk menyiapkan isi pameran serta dekorasi stand yang akan digunakan.

“Kepercayaan dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan ini harus kita persiapkan dengan matang. Apalagi pak wali sangat respon dengan diundangnya Makassar sebagais atu satunya kota yang akan mengisi klinik bank sampah,” ujar Irwan yang kini menjabat sebagai kadispenda kota Makassar.

Hal senada juga disampaikan ketua timpro PP MTR, Mukhtar Tahir usai rapat. Menurut pelaksana tugas kadis sosial ini, kehadiran timpro dalam kegiatan ini karena adanya keinginan walikota Makassar agar semua program-program yang berkaitan dengan MTR (Makassarta Tidak Rantasa) bisa berjalan dengan baik. “Sesuai informasi dari tim bank sampah yang akan berangkat, dalam pameran nanti, bank sampah kota Makassar akan membawa hasil daur ulang palstik dan eceng gondok untuk dipamerkan,” ujarnya.(iskandar burhan)

Comment