by

Diskominfo Makassar Bakal Gelar Lomba Membuat Garden Iconic Di Mc Expo 2016



Smartcitymakassar.com. –Makassar- Lomba membuat garden Iconic diyakini bakal menjadi magnet bagi para pengunjung MC Expo 2016 yang akan dihelat di pelataran City of Makassar, pantai Losari Makassar, 8 – 11 mei 2016.

Garden Iconic yang baru pertama kali di gelar di kota Makassar akan di ikuti seluruh SKPD lingkup kota Makassar serta Perusahaan Daerah yang ada di kota Makassar.

“Jadi ini semacam dekorasi bunga dalam ukuran besar dengan berbagai macam karakter. Tingginya minimal empat meter dengan gabungan berbagai jenis bunga yang banyak tumbuh di lorong – lorong garden yang ada di kota Makassar. Jadi semangatnya memberi penghargaan kepada masyarakat yang selama ini telah membangun lorong – lorong hijau dengan berbagai jenis tanaman maupun bunga di dalamnya “ ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Ismounandar saat di konfirmasi diruang kerjanya, Senin (25/4/2016).

Dari pengamatan di beberapa SKPD yang ada di kota Makassar, sudah  terlihat beberapa kesibukan yang tengah  membuat rancangan serta kerangka yang menjadi sirkuit untuk di pasangi berbagai jenis bunga.

“Jadi ini temanya bebas. Unsur seni nya sangat kental disini. Ada SKPD yang membangun karakter dengan menyesuaikan bidang pekerjaan di instansinya, Ini nanti dilombakan, mulai dari artistiknya, kekompakan, termasuk kesegaran bunganya “ lanjut Ismounandar.

Rencananya usai di lomba, Garden Iconic akan dipasang di taman-taman yang ada di kota Makassar secara permanen.

Lomba Garden Iconic merupakan salah satu ide Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dalam membangkitkan semangat menghijaukan kota Makassar, utamanya di lorong – lorong. Lomba garden Iconic mengingatkan karnaval bunga yang rutin di gelar setiap tahun di Pasadena, Los angeles, California,  Amerika Serikat. Karnaval bunga Pasadena selalu menyedot pengunjung karena di ikuti peserta dari berbagai negara di dunia. Event ini menjadi  daya tarik kuat untuk bidang pariwisata di negeri Paman Sam tersebut.

Sementara itu, kepala Bidang Pendayagunaan Media, Diskominfo Makassar Andi Ardy Rahadian Sulham menjelaskan sejumlah persiapan yang dilakukan jelang pelaksanaan MC Expo 2016.

“Alhamdulillah, sejak pak Walikota mengumumkan sejumlah rangkaian event yang akan di gelar di MC Expo 2016 ini, hampir setiap hari kami mendapat banyak pertanyaan baik dari masyarakat maupun SKPD yang ingin berpartisipasi “ ujar Andi Ardy. Menurutnya, MC Expo 2016 melibatkan seluruh warga kota Makassar bersama dengan pegawai dilingkup kota Makassar.

“Jadi semangatnya bergembira dalam kebersamaan. Makanya semua event dibuka untuk semua warga. Namun, itu, ada beberapa event yang wajib di ikuti oleh seluruh SKPD dan perusda yang ada di kota Makassar. Sebut misalnya Lomba garden Iconic, Lomba Yel – Yel antar SKPD, termasuk juga event yang tergolong unik, lomba make up istri “ ujarnya.

Kegiatan MC Expo 2016 digelar untuk memperingati dua tahun pemerintahan DIA ( Danny – Ical )  di kota Makassar. Kegiatan tahunan ini merupakan model pertanggungjawaban secara visual atas penggunaan uang rakyat oleh pemerintah kota Makassar.

MC EXPO 2016 mengambil tema “ Bersih, Cepat dan Transpran “. Di tahun ini, MC Expo di gelar dengan pelaksanaan yang lebih Fun. Selain tema religi dan budaya, event ini juga menghadirkan unsur pendidikan, sejarah, seni, termasuk juga event – event yang unik yang belum pernah di gelar di kota Makassar.

Sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan selama empat hari, yakni Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah, Zikir dan Doa,  lomba sampah daur ulang, parade marching Band dan colour guard, meja terpanjang pantai losari, pahlawan bangsa pahlawan hatiku, tanam pohon bersama Iwan Fals, ajang film kreatif, lomba makan canggoreng tercepat, fashion show lontara’ta, denge’ race. Makassar Got Talent, lomba pukul bantal, foto kontes,  ajang kreatifitas graffiti, lomba yel – yel, lomba make up istri,festival kue putu, parade becak, lomba lukis pot bunga, demo atlet jet sky, lomba membuat garden iconic, festival appoloi (bersiul) , serta music dan jiwaku, serta Parade Fukuda.* (Iskandar Burhan)

Comment