by

Peserta Studi Banding di Dinas Parawisata Makassar Kagumi Aplikasi ‘Tourism Makassar’

Studi Banding Forum Parawisata Solo Raya di Kantor Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar, Rabu (30/03/2016).
Sumber Foto: Moeh. Roem, Kabid Pemasaran dan Promosi Disparekraf Makassar, 2016.

Smartcitymakassar.com. –Makassar- Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar mendapat kunjungan dari dua rombongan berbeda, masing-masing dari Forum Parawisata Solo Raya dan sejumlah anggota DPRD Komisi IV Kota Kampar, guna studi banding, Rabu (30/03/2016), di Ruang Rapat Kantor Disparekraf.

Menurut Moehammad Roem, Kepala Bidang Promosi dan Parawisata Disparekraf Makassar, mereka melakukan studi banding tentang parawisata kota Makassar yang mereka anggap sudah ‘berlari kencang’. Percepatan luar biasa di sektor infrastruktur kota Makassar, menurut mereka, menjadi penopang kuat sektor parawisata.

‘FooterBanner’


BACA JUGA:  Relawan AAS Bergerak se-Nusantara, Andi Amran Fokus Kerja Sosial Bangun Masjid

Pada kesempatan tersebut, Moehammad Roem menjelaskan kepada mereka tentang potensi parawisata Kota Makassar dan regulasi Perda tentang TDUP yang menurut mereka luar biasa karena tidak menarik retribusi tapi menyumbangkan sumbangan pada PAD melalui pajak hotel, resto, rumah makan dan hiburan yang sangat besar bahkan masuk ke lokasi destinasi gratis.

Para peserta studi banding juga menyatakan kekaguman terhadap inovasi aplikasi ‘Tourism Makassar’ Disparekraf. Mereka anggap sangat mengikuti perkembangan trend masyarakat yang sudah tidak terlepas dengan smartphone.* (Iskandar Burhan)

Comment